Minggu, 25 Desember 2016

Sinopsis buku good to great

Baik adalah Musuh dari Hebat
Adalah kata-kata pembuka yang ada di halaman awal buku ini. Buku yang berdasarkan riset selama beberapa tahun ini ditulis oleh Jim Collins untuk  menjelaskan temuan 11 perusahaan hebat (great) yang mulanya hanya perusahaan yang biasa-biasa saja (good). Perusahaan-perusahaan yang dijadikan objek penelitian adalah perusahaan yang ada dalam daftar Fortune 500 di Amerika Serikat dalam kurun waktu tertentu. Buku ini adalah jawaban dan rahasia besar bagi mereka yang ingin menjadikan perusahaannya menjadi great!

Secara umum, kunci untuk menjadi Great adalah 3 Disiplin, yaitu:  Orang yang disiplin, yang mempunyai pikiran yang disiplin dan bertindak secara disiplin. Tiap-tiap disiplin dijabarkan lagi masing-masing menjadi dua bagian sebagai berikut:

1. Kepemimpinan tingkat 5, adalah kepemimpinan yang ditemukan dalam riset yang dilakukan untuk menulis buku ini. Kepemimpinan ini memadukan antara profesionalisme dengan kerendahan hati menjadi satu hal baru. Jim Collins menyebutnya paradoks. Mereka adalah para pemimpin yang sangat ambisius dalam bekerja, tidak punya agenda tersembunyi untuk kepentingan pribadi, tetapi semua ambisinya hanyalah untuk kesuksesan perusahaan. Mereka bukanlah orang yang suka menepuk dada jika berhasil, tetapi lebih suka menunjuk teamnya yang berhasil. Mereka tidak suka menyalahkan, mereka menunjuk diri sendiri jika terjadi kesalahan dan segera memperbaikinya. Mereka juga menerapkan sistem suksesi kepemimpinan yang baik dengan pengganti yang memiliki kepribadian dan visi yang kurang lebih sama dan mereka senang jika penggantinya nanti dapat memimpin perusahaan sehingga mencapai kesuksesan yang lebih baik dibanding mereka sekarang.

2. Pertama siapa… Kemudian apa.Dalam Good to Great ini diumpamakan seperti penumpang yang menunggu antrian untuk masuk ke dalam bis. memilih penumpang terlebih dahulu, itu lebih penting dibanding ke mana bis yang akan kita bawa menuju. Artinya, tim kita dan orang-orang yang ada di dalamnya memegang peranan yang lebih penting dibanding arah tujuan perusahaan. Sehingga dalam proses rekruitmen, menentukan orang yang tepat adalah hal yang wajib dilakukan agar visi perusahaan tercapai. Jadi, menemukan orang-orang yang kita anggap layak adalah wajib hukumnya kemudian baru kita arahkan ke arah mana yang tepat.

3. Hadapi Fakta Brutal. Jim Collins menggunakan istilah Stockdale paradox. Stockdale adalah nama seorang kolonel penerbang amerika yang pada saat perang Vietnam pesawatnya tertembak jatuh. Melalui keuletannya, ketangguhannya bertahan dalam kamp tawanan serta dapat memotivasi tawanan yang lain melalui metode yang sederhana. Ia menciptakan bahasa isyarat berupa ketukan di dinding, yang jika di dengarkan labih detail adalah berupa kata-kata motivasi bagi tawanan yang lain untuk terus bertahan sampai hari kebebasan. Semangat stockdale inilah yang mengilhami Jim Collins untuk mengambilnya menjadi contoh bagian ini.

4. Konsep Landak adalah konsep yang mengatakan bahwa jika Anda ingin menjadi Good to Great Company, maka Anda harus fokus pada Keunggulan Anda, yaitu: Fokus kepada apa yang menjadi hasrat utama Anda, fokus pada mesin uang Anda dan fokus pada bidang di mana Anda dapat menjadi yang terbaik. Ibarat landak yang selalu diganggu bila bertemu rubah, ia tidak menggubris gangguan itu, tetapi hanya diam sambil memekarkan duri-duri di tubuhnya ke segala arah. Ketika rubah telah pergi ia melanjutkan perjalanannya. Fokus, fokus, fokus!

5. Budaya Disiplin Menciptakan Budaya Disiplin sebagai budaya yang betul-betul mengakar menjadi langkah berikutnya untuk menggapai great. disiplin dalam hal taat terhadap azas, aturan baku, SOP yang ada diperusahaan serta selalu mengembangkan kreativitas untuk peningkatan kinerja. Bernard H. Semler, akuntan di Abbot menjadi perintis perilaku disiplin untuk departemen akunting. Dia memandang bahwa sistem kerja akuntan tradisional sudah bukan jamannya lagi. Oleh karena itu dia memperkenalkan Responsibility Accounting yang merupakan mekanisme baru bahwa laporan cost, pendapatan perusahaan, dan investasi akan mudah diidentifikasi dengan masing-masing pekerja bertanggung jawab atas tugasnya. Kebijakan yang waktu itu tergolong radikal ini nyatanya mampu membawa Abbot menjadi jaya karena akhirnya diterapkan pada semua departemen.

6. Teknologi Pemercepat Tidak satu pun perusahaan baik-menjadi-hebat memulai transformasinya dengan menjadi pelopor teknologi, sekalipun demikian mereka semua menjadi pelopor dalam aplikasi teknologi setelah mereka memahami bagaimana teknologi itu cocok dengan perpotongan tiga lingkaran mereka. Hati-hati, teknologi digunakan setelah sumber daya manusianya siap untuk mengaplikasikan teknologi tersebut. Karena jika dibalik, teknologi baru mempersiapkan manusianya, maka akan terjadi gagap teknologi massal yang akibatnya malah menjadikan kinerja perusahaan menurun.

Good to Great Companies selalu mengatakan bahwa prestasi luar biasa yang mereka raih bukanlah sebuah keajaiban yang harus dibesar-besarkan. Semua berjalan dengan normal dan natural. Semua orang hanya bekerja keras dari waktu ke waktu. Padahal itulah salah satu bentuk dari kelebihan yang mereka miliki: rendah hati.

Sumber: Good to Great, Jim Collins

Sabtu, 17 Desember 2016

DAFTAR KOORDINATOR M212M WIILAYAH

*DAFTAR KOORDINATOR M212M WIILAYAH*

*Depok*
Dr.Ir. Nanik Minarni, MM
081280374835

*Jakarta Utara*
Ummu Kalsum, SH
081319689707

*Jakarta Timur*
Dody Haryadi
081282813824

*Jakarta Barat*
Fauzan
081383024415

* Tangerang kota & kab.*
Drs. H. M Said
081283455677

*Tangsel*
Hendry Siregar
08111864468

*Jakarta Selatan*
Eri Heriawati
081280851851

*Serang Kota*
Hj. Hujaeri Sohari,  Ir
087772017399

*Jakarta Pusat*
M. Yunus
08121332343

*Bekasi*
Syarif Hidayat
08128355435

*Bogor*
Bambang Subur
0816792229

*Surabaya*
Doddy Eka Putra
08113336332

Minat Berjuang 212 ?
Kontak koord sesuai daerah tempat tinggal .... nanti minta di invite d wa grup domisili

MUSLIM212MART*

Adalah membuat pasar ummat untuk menumbangkan pasar yang dibangun kapitalis Aseng dan Asing.
Modal dari ummat dan yang belanja ummat dan selain ummat. Laba Usaha untuk ummat.
Ini konsep yang dilaksankan abdurrahman bin Auf untuk mengalahkan pasar Yahudi di masa Rasulullah.

*Visi*
Masyarakat Muslim Mandiri dan Sejahtera

*Misi*
1. Menggalang Potensi umat menjadi kekuatan Ekonomi keumatan.
2. Menciptakan peluang Pasar seluas-luasnya.
3. Mensejahterakan umat dengan kemandirian ekonomi.

*Gerakannya:*
1. Puasa belanja dari Alfa dan Indomaret.
2. Mengajak pemilik kios alfamart dan indomarer gabung ke grup usaha muslim M212M.

*Efek yang dihatapkan:*
1. Sembilan Naga paling tidak keteter.
2. Kepercayaan ummat terhadap kekuatan ekonominya kembali.

*Penyertaan Modal:*
1. Minimal 50 Ribu
2. Maksimal 15 juta.
3. 5% Modal dimiliki oleh PT. Muslim Satu Dua Satu Maret dan 95% Masyarakat.

*Tidak Menjual:*
1. Rokok
2. Minuman Keras 
3. Alat kontrasepsih

*Target Pencapaian Tahun Pertama*
1. 1 Mini Market M212M Tiap Keluarahan
2. Minimal 3 Minimarket M212M tiap Kecamatan
3. Minimal 10 Minimarket M212M tiap Kabupaten.

###################

Dalam Rangka Followup Semangat 212 diatas, maka akan di Bentuk  *MUSLIM212MART SURABAYA*

Maka Kami Koord Wilayah *Surabaya* Mengundang Bapak/Ibu Kaum Muslimin/mat yang Berminat Silahkan bergabung dng Klik Berikut :

https://chat.whatsapp.com/9TLzA5MuuyvK1yCqptveCE

P.S : Khusus Yang Sudah gabung Silahkan Dibantu Virralkan Ke Saudara Muslim lainnya yang Minat dengan Mengirimkan BC ini.
Jzklh

Semoga Allah Memudahkan Ikhtiar Kita.

Kamis, 20 Oktober 2016

Internet marketing"

Resume kulwap 13 Mei

"Internet marketing"
By. Mr. Elang Y.

1⃣ Contoh isi konten yg menarik itu seperti apa (apa aja aspek yg harus diperhatikan)?

-Nita Jkt-

1⃣Contoh isi konten yg menarik adalah yang membuat EMOSI pembacanya keluar:
bisa tawa, sedih, haru, cemas, kesal, dsb

Jadi konten bisa macem2.

Ada gambar & video yang lebih banyak cepat ditangkap mata (dibandingkan tulisan).

2⃣ Gmn cara ngebangun kepercayaan org supaya yakin barang kita itu enak (sharingnya gmn)?

-Nita Jkt-

2⃣Ini mulai menarik ya.
Pernah perhatikan foto2 makanan di restoran??

Semua kelihatan enak kan?
karena disajikan dengan SEMPURNA
dan difoto dengan SEMPURNA
terus dicetak di buku menu / foto dinding yang bikin orang yg melihat ngiler,

Itu dari gambar.
karena makanannya disajikan dengan SEMPURNA
next,
kalo dari tulisan, bisa dari testimoni tokoh, atau testimoni pelanggan sebelumnya

yang menyatakan bahwa produk kita enak, ngangenin, bikin ketagihan... lumer di mulut... apalah apalah pokoknya enak deh.
: Apalagi kalo resto / tpt usaha kita pernah diliput media,
wah itu bisa jadi pemicu EMOSI calon pelanggan berikutnya.

"Kayaknya enak nih... udah diliput media A.
Coba ah..."
Jadi kita bisa sharing dari gambar / video
dari tulisan / testimoni
dan dari media / pihak yang bisa dipercaya

3⃣ Tata cara sharing yg menarik dan g bikin org ngerasa keganggu kl kita jualan lewat wa,line atau bbm itu ky gmn?

-Nita Jkt-

3⃣kalo mau sharing, ya sharing aja. TAPI...

Untuk di group WA & BBM perlu tau ada waktu sharing iklan gak di group tsb.
supaya ga "nyepam" info yang suka dianggap sampah "iklan jualan"

kalo di BBM bisa sering2 ganti DP, Name, Personal Message & Status
di Line bisa sering2 posting di Timeline & ganti profil foto
di WA sering ganti DP sama status

Buat di BBM kalo mau broadcast jangan tiap hari,
apalagi sehari 3x broadcast (BC)

Kira2 seminggu boleh 3-5x BC dengan komposisi dari 2-4 BC adalah tips / trik / info.
sisanya boleh BC jualan

kalo di WA bisa buat group khusus buat bina reseller / agen misalnya,
jd yg minat dapat info hanya yg masuk group aja.
Tapi enaknya di WA, kalo nge-BC jadi keterima kaya japri. jadi silakan aja sama tips nya dengan BBM

kalo di Line, baiknya bikin akun Line@
jadi seperti fanspage, itu jadi akun jualannya
profil pribadi kita ya isinya hal pribadi

4⃣Kl udh ngelakuin semua cara itu tp masih sepi apa yg salah?

Makasih pak..

-Nita Jkt-

4⃣. Produknya mba nita ini apa ya?

Yakin udah lakuin itu semua??
wong sharing Optimasi FB aja baru saya posting di sini malam ini. hehehe

Mungkin saya balik tanya,
setiap keluarin jurus / strategi, ada pengukuran gak?

Misal: minggu ini saya posting 3 status per hari x 7 hari,
minggu sebelumnya status jarang2, hampir gak ada

apa ada peningkatan order minggu ini?
kalo belum maksimal, bisa jadi teman2 sosmed kita masih sedikit,
followernya masih sedikit, yg like juga sedikit

sebelumnya saya share minimal 1000 teman BBM ya?
udah punya?

Kalo teman belum 1000 alias baru 300 ya kemungkinan besar yg order ga begitu banyak.

5⃣Mana yg prioritas, cari follower sebanyak2nya dulu atau fokus di produk ( nambah varian, banyakin postingan,dll). Atau harus jalan bersama. Pengalamanku keteter kalo jalan bareng.hehhe

-Feri Jogja-

5⃣Mba feri produsen ya?

Sambil mengutip materi saya:
"Nah, buat yang baru mulai usaha / baru mau, saran saya: Jadilah JAGO JUALAN dulu, jangan mikir produksi. Artinya, pilihlah buat jualin barang-nya orang dulu sampe kebanjiran order, lalu dilanjutkan susun sistem reseller & keagenan. Nah, jika sudah sukses barulah boleh memutuskan memPRODUKSI sendiri."

Lha kalo udah terlanjur produksi?
Cari orang yang bisa JAGO jualin, termasuk jago online-kan

Karena Anda harus fokus ke produksi, bikin produk bagus.
Sampe punya tim produksi + General Manager nya yg ngurus semua prentilan itu.

baru Anda bisa fokus ke gedein BISNIS & dongkrak SELLING nya lagi.

Kalo awalan memang harus CERDAS banget dalam produksi sambil kelola sosmed biar cukup 3 jam per hari, tapi orderan lancaaarrr.

6⃣Apa tanggapan pak elang mengenai ig yh digembog? Apakah efektif untuk nambah follower, apakah etis, atau gimana?

-Feri Jogja-

6⃣. IG yang digembok itu hanyalah salah satu (dari sekian banyak) trik jualan.
itu tujuannya agar orang2 bs follow dulu (dan si owner bs hitung jumlah perkembangan follower tiap hari)

Itu juga cukup efektif nambah follower kok.

Siang dibuka gembok, malam dikunci gembok. hehe, atau sebaliknya

Tapi ada juga yg ga pake digembok,
Semuanya etis.

7⃣Apakah rekomended untuk join grup sfs?

-Feri Jogja-

7⃣. ini bahas IG ya, sip.
buat yg followernya masih sedikit dan budget promo relatif ga banyak, SFS bisa bantu.
Tapi kalo bisa ya bayar aja jasa paid promote,
supaya IG kita dipromosikan oleh akun2 yang followernya udah banyak & bs lbh mudah terukur perkembangannya.

Ingat, kalo SFS harus mau saling promosikan ya, jadi akun IG kita bakal diisi produk2 lain juga. namanya juga saling bantu promote.
kecuali ada ketentuan boleh hapus postingan produk teman SFS setelah sekian hari.

8⃣Gmn caranya agar web.kita dikunjungi byk orang?

8⃣ .Pastikan web kita diisi konten dengan lengkap.
ada produk, foto, deskripsi, harga (kalo perlu)

ada halaman / ket ttg kami / perusahaan / usaha
ada halaman / ket cara memesan / beli
+ ttg cara jadi reseller / agen
+ FAQ
dan info2 lainnya yg banyak dicari orang

bikin web kita juga tampilannya rapih, menarik

kalo udah oke semua,

sering2 share LINK tiap kita nulis artikel / postingan di web
share ke semua sosmed yang kita punya
jadikan personal message BBM / sesekali broadcast
kasih tau teman2 via berbagai media

9⃣ Jika kita sdh punya akun fb untuk memulai bisnis sebaiknya buat akun baru atau pakai akun lama ya?jika akun lama sebaiknya ganti nama atay promo d status aj?terima kasih
Rika - bekasi

9⃣. Kalo sudah punya FB (profil), boleh kita bikin profil lagi buat jualan. gak wajib,
Tapi wajib bikin fanspage buat jualan,

karna dari FB memang kasih fitur & aturan gitu.
profil buat urusan pribadi, jangan terlalu selalu jualan.
fanspage bisa buat jualan sampe berbusa... hehe

nanti semua teman2 profil Fb kita diarahkan buat like & berinteraksi sama fanspage utk komunikasi soal produk jualan

oya, nanti FB akan luncurkan fitur baru GROUP khusus buat jualan lho,
jadi nanti kayak masing2 pemilik group tsb serasa punya OLX sendiri gitu

Selasa, 04 Oktober 2016

Quality Control (Pengendalian Mutu/Kualitas)

Quality Control (Pengendalian Mutu/Kualitas)

Sejarah Quality Control

Sejarah Quality Control setelah Perang Dunia II ( 1939-1945) pada saat kekalahan Jepang atas Amerika :
Tahun 1945, Jepang mengalami kekelahan perang dengan Amerika. Penyebabnya adalah Amerika negara yang besar dan mempunyai kemampuan yang lebih dibandingkan dengan Jepang, demikian juga untuk kualitas peralatan perangnya, amerika menghasilkan peralatan yang kualitasnya baik. Deming, W. Edwards (1900-1993), orang statistik dan tenaga ahli manajemen berkwalitas yang bertindak sebagai seorang guru, penasehat, dan konsultan bagi sejumlah korporasi penting, para pemimpin bisnis, dan tenaga ahli pengendalian mutu. Deming revitalize dibantu ekonom Jepang yang mengikuti Perang Dunia II ( 1939-1945) dan mengadakan revolusi praktek bisnis dari banyak perusahaan di (dalam) Amerika Serikat sepanjang 1980s Tahun 1950, Pada perang Amerika dengan Korea Utara, Jepang menjadi basis militer Amerika terutama untuk memperbaiki peralatan tempur Amerika, disinilah awalnya Jepang kemudian belajar mengenai Quality Control. Tahun 1954, E. Deming ( Seorang Ilmuan dari Amerika ) diundang datang ke Jepang untuk memberi kuliah mengenai Quality Control. Tahun 1960, Jepang mulai mengadopsi dan menerapkan Quality Control pada industri – industrinya.

Definisi kualitas

Secara umum dapat diartikan sebagai sesuatu yang berhubungan dengan satu atau lebih karakteristik yang terdapat didalam suatu barang atau jasa tertentu (Christina,2004).
Karakteristik kualitas terbagi menjadi tiga tipe yaitu phisical (contoh panjang, berat), sensory (contoh, rasa, warna) dan time orientation (contoh, durability, yaitu seberapa lama produk itu dipakai. Delapan dimensi dari kualitas adalah performance, reliability, durability, serviceability, aesthetics, features, perceived quality, dan conformance standart.

Kualitas dapat dibagi kedalam dua katagori yaitu kualitas produk dan kualitas proses (Christina,2004). Tingkat kualitas dari suatu disain produk akan berbeda-beda disesuaikan dengan segment pasar yang ingin dicapai, tujuanya adalah untuk memfokuskan pada permintaan konsumen (costumer requirements). Sementara kualitas proses tujuanya adalah agar perusahaan dapat menghasilkan proses produk dan jasa yang sempurna (error-free products) melalui penerapan total quality management. 

Pengertian Quality Control 

Pengendalian mutu (Quality Control), atau QC untuk akronimnya, adalah suatu proses yang pada intinya adalah menjadikan entitas sebagai peninjau kualitas dari semua faktor yang terlibat dalam kegiatan produksi. Terdapat tiga aspek yang ditekankan pada pendekatan ini, yaitu:
Unsur-unsur seperti kontrol, manajemen pekerjaan, proses-proses yang terdefinisi dan telah terkelola dengan baik, kriteria integritas dan kinerja, dan identifikasi catatan.Kompetensi, seperti pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan kualifikasi.Elemen lunak, seperti kepegawaian, integritas, kepercayaan, budaya organisasi, motivasi, semangat tim, dan hubungan yang berkualitas.Lingkup kontrol termasuk pada inspeksi produk, di mana setiap produk diperiksa secara visual, dan biasanya pemeriksaan tersebut menggunakan mikroskop stereo untuk mendapatkan detail halus sebelum produk tersebut dijual ke pasar eksternal. Seseorang yang bertugas untuk mengawasi (inspektur) akan diberikan daftar dan deskripsi kecacatan-kecacatan dari produk cacat yang tidak dapat diterima (tidak dapat dirilis), contohnya seperti keretak atau kecacatan permukaan. Kualitas dari output akan beresiko mengalami kecacatan jika salah satu dari tiga aspek tersebut tidak tercukupi.

Penekanan QC terletak pada pengujian produk untuk mendapatkan produk yang cacat. Dalam pemilihan produk yang akan diuji, biasanya dilakukan pemilihan produk secara acak (menggunakan teknik sampling). Setelah menguji produk yang cacat, hal tersebut akan dilaporkan kepada manajemen pembuat keputusan apakah produk dapat dirilis atau ditolak. Hal ini dilakukan guna menjamin kualitas dan merupakan upaya untuk meningkatkan dan menstabilkan proses produksi (dan proses-proses lainnya yang terkait) untuk menghindari, atau setidaknya meminimalkan, isu-isu yang mengarah kepada kecacatan-kecacatan di tempat pertama, yaitu pabrik. Untuk pekerjaan borongan, terutama pekerjaan-pekerjaan yang diberikan oleh instansi pemerintah, isu-isu pengendalian mutu adalah salah satu alasan utama yang menyebabkan tidak diperbaharuinya kontrak kerja. 

Berikut ini adalah pengertian Pengendalian Mutu (Quality Control) menurut tiga orang ahli yang berbeda:
Menurut Noor Fitrihana Definisi Quality Control (pengendalian mutu) adalah semua usaha untuk menjamin (assurance) agar hasil dari pelaksanaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dan memuaskan konsumen (pelanggan).Pengendalian kualitas (Quality Control) menentukan komponen-komponen mana yang rusak dan menjaga agar bahan-bahan untuk produksi mendatang jangan sampai rusak. Pengendalian kualitas merupakan alat bagi manajemen untuk memperbaiki kualitas produk bila diperlukan, mempertahankan kualitas yang sudah tinggi dan mengurangi jumlah bahan yang rusak (Reksohadiprojo, 1995).Kualitas secara umum adalah membuat produk atau jasa yang tepat pada waktunya, pantas digunakan dalam lingkungan, memiliki zero defacts dan memusakan konsumen (pond,1994).

 

Tujuan Metode Quality Control

Tujuan quality control adalah agar tidak terjadi barang yang tidak sesuai dengan standar mutu yang diinginkan (second quality) terus-menerus dan bisa mengendalikan, menyeleksi, menilai kualitas, sehingga konsumen merasa puas dan perusahaan tidak rugi.
Tujuan Pengusaha menjalankan QC adalah untuk menperoleh keuntungan dengan cara yang fleksibel dan untuk menjamin agar pelanggan merasa puas, investasi bisa kembali, serta perusahaan mendapat keuntungan untuk jangka panjang. Bagian pemasaran dan bagian produksi tidak perlu melaksanakan, tetapi perlu kelancaran dengan memanfaatkan data, penelitian dan testing dengan analisa statistik dari bagian QC yang disampaikan kepada pihak produksi untuk mengetahui bagaimana hasil kerjanya sebagai langkah untuk perbaikan. Saat pelaksanaan pengujian QC dan testing bila ditemukan beberapa masalah khusus, perlu dibuat suatu study agar dapat digunakan untuk mengatasi masalah di bagian produksi tersebut.

Di samping tersebut di atas tugas bagian QC yaitu jika terjadi komplain, mengadakan cek ulang dan menyatakan kebenaran untuk bisa diterima secara terpisah lalu dilaporkan kepada departemen terkait untuk perbaikan proses selanjutnya. Untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Pengendalian biaya (Cost Control)
Tujuannya adalah agar produk yang dihasilkan memberikan harga yang bersaing (Competitive price)
2. Pengendalian Produksi (Production Control)
Tujuanya adalah agar proses produksi (proses pelaksanaan ban berjalan) bisa lancar, cepat dan jumlahnya sesuai dengan rencana pencapaian target.
3. Pengendalian Standar Spesifikasi produk
Meliputi aspek kesesuaian, keindahan, kenyamanan dipakai dsb, yaitu aspek-aspek fisik dari produk.
4. Pengendalian waktu penyerahan produk (delivery control)
Penyerahan barang terkait dengan pengaturan untuk menghasilkan jumlah produk yang tepat waktu pengiriman, sehingga dapat tepat waktu diterima oleh pembeli. 

Jumat, 16 September 2016

*Renungan Kecil di Hari Arafah*

*Renungan Kecil di Hari Arafah*

*Haji adalah Arafah*…
Arafah adalah Hari Perenungan…
Sebuah perenungan tentang Sang Khalik…
Sebuah perenungan tentang untuk apa kita diciptakan…

Arafah adalah sebuah potret kecil tentang Mahsyar…
Mahsyar adalah sebuah hari dimana manusia akan ditimbang kadar Al-Haq dalam dirinya…
Mahsyar adalah sebuah hari yang sangat terik yang tidak ada penghalang atasnya…
Mahsyar adalah sebuah hari yang mencekam dimana manusia ditimpa resah dan gelisah…
Kegelisahan yang teramat sangat karena Mahsyar adalah hari penantian tentang nasib manusia apakah ia akan masuk surga atau neraka…
Mahsyar adalah sebuah hari penyesalan…
Sebuah penyesalan karena manusia telah lalai menunaikan dharma untuk apa ia dicipta…
Sebuah penyesalan karena manusia lalai untuk beramal shaleh semasa hidup di alam dunia…

Sedemikian dahsyatnya Mahsyar, sehingga manusia kelak akan mencari perlindungan walau hanya pada sebutir kurma yang pernah ia sedekahkan…
Maka, beruntunglah mereka yang Allah beri naungan dari dahsyatnya alam Mahsyar…
Mereka adalah pemimpin yang adil…
Para pemuda yang hatinya tertambat kepada masjid…
Manusia yang bersahabat karena Allah… Manusia yang bersedekah dengan tangan kanannya tanpa harus diketahui oleh tangan kirinya…
Manusia yang menolak perbuatan keji karena takut akan Tuhannya…
Manusia yang tekun ibadahnya seraya berlinang air mata ketika ia berdzikir semata karena takut akan Tuhannya…

Selamat Hari Arafah saudaraku...
Semoga Allah mengampuni kehinaan dan kebodohan kita…
Semoga Allah selalu menjadikan kita orang yang rendah hati di setiap langkah kaki di bumi ini…
Semoga Allah meneguhkan iman dan Islam kita…
Mengganti tangisan kita dengan senyuman…
Luka derita dengan kebahagiaan… Kesempitan rezeki dengan kelapangan… Kesesatan dengan petunjuk…
Penyakit dengan kesembuhan…
Kesulitan dengan kemudahan…
Dan keputusasaan dengan harapan.
Aamin YRA.

Kamis, 08 September 2016

SRI MULYANI INDRAWATI (SMI), BERKELEY MAFIA, ORGANISASI TANPA BENTUK (OTB), IMF DAN WORLD BANK (WB)

Ini artikel Kwik Kian Gie yg sangat mencerahkan. Tlg dibaca sampai habis ya (mmg agak panjang). Tp, percayalah artikel Ini sangat-sangat bagus dan akan membuka mata kita ttg Indonesia yg sebenarnya. Selamat membaca...

http://www.maharprastowo.com/2010/06/pumpunan-kkg-sri-mulyani-indrawati-smi.html

Pumpunan KKG: SRI MULYANI INDRAWATI (SMI), BERKELEY MAFIA, ORGANISASI TANPA BENTUK (OTB), IMF DAN WORLD BANK (WB)

Oleh Kwik Kian Gie

Mundurnya Sri Mulyani Indrawati (SMI) sebagai Menteri Keuangan RI menimbulkan kehebohan dan banyak pertanyaan tentang penyebab yang sebenarnya. Ada yang mengatakan bahwa perpindahannya pada pekerjaan yang baru di World Bank (WB) adalah hal yang membanggakan. Tetapi ada yang berpendapat, bahkan berkeyakinan tidak wajar, terutama kalau dikaitkan dengan skandal Bank Century (Century).

Saya termasuk yang berpendapat, bahkan yakin sangat tidak wajar.Alasan-alasan saya sebegai berikut.

Beberapa ungkapan dan pernyataan dalam berbagai pidato perpisahannya mengandung teka-teki dan mengundang banyak pertanyaan, yaitu : “Jangan ada pemimpin yang mengorbankan anak buahnya.” “Saya tidak bisa didikte”. “Saya menang”. “Saya tidak minggat, saya akan kembali”.

 

Dalam pidato serah terimanya kepada Menkeu yang baru mengangisnya tidak wajar, berkali-kali dan sangat-sangat sedih. Lucu, menyatakan menang kok menangis sampai seperti itu.Juga sangat tidak wajar adanya sikap yang demikian fanatiknya dari staf Departemen Keuangan dengan ungkapan belasungkawa, seolah-olah SMI sudah meninggal.

SMI sedang diperiksa oleh KPK sebagai tindak lanjut dari penyelidikan tentang skandal Century. Dalam proses yang sedang berjalan, Bank Dunia menawarkan jabatan dengan dimulainya efektif pada tanggal 1 Juni 2010. Bank Dunia yang selalu mengajarkan good governance dan supremasi hukum ternyata sama sekali tidak mempedulikan adanya proses hukum yang sedang berlangsung terhadap diri SMI.

Menurut Jakarta Post, yang memberitakan melalui siaran pers tentang pengangkatan SMI sebagai managing director di WB adalah WB sendiri. Setelah itu, melalui wawancara barulah SMI mengakui bahwa berita itu benar. Itu terjadi pada tanggal 4 Mei 2010.

Juru bicara Presiden memberi pernyataan bahwa Presiden SBY akan memberi konperensi pers setelah memperoleh ketegasan dari Presiden WB Robert Zoelick. Namun sehari kemudian diberitakan bahwa SBY telah menerima surat dari Presiden WB pada tanggal 25 April 2010.Mengapa SBY merasa perlu berpura-pura seperti ini ?

Dalam konperensi persnya, SBY memuji SMI sebagai salah seorang menteri terbaiknya yang disertai dengan rincian prestasi dan capaian-capaiannya. Tetapi justru dengan bangga melepaskan SMI supaya tidak melanjutkan baktinya kepada bangsa Indonesia.

SMI diberi waktu 72 jam untuk memberikan jawabannya menerima atau menolak tawaran WB. Tetapi SMI tidak membutuhkan waktu itu, karena dalam 24 jam langsung saja memberikan jawaban bahwa dirinya menerima tawaran itu.

Dan antara penerimaan tawaran dan efektifnya dia berfungsi di WB hanya 25 hari. Seorang sopir saja membutuhkan waktu transisi yang lebih lama untuk majikannya perorangan. Tetapi SMI dan SBY merasa tidak apa-apa kalau jangka waktu tersebut hanyalah 25 hari.

Mustahil bahwa WB yang mempunyai kantor perwakilan di Indonesia tidak mengetahui dan tidak mengikuti bekerjanya Pansus Century di DPR. Mustahil juga bahwa kantor perwakilan WB di Jakarta dan kantor pusatnya tidak mengetahui isi dari Laporan BPK. Dengan sendirinya juga mustahil bahwa WB tidak mengetahui bahwa sampai dibuktikan sebaliknya, SMI memang belum bersalah, tetapi jelas bermasalah yang masih dalam proses penyelesaian dan kejelasan oleh KPK.

Tetapi WB yang di seluruh dunia mengumandangkan dan mengajarkan Good Governance dan jagoan dalam menegakkan supremasi hukum melakukan penginjak-injakan proses hukum yang sedang berjalan di KPK.

Ketika itu, tindakan WB jelas melecehkan dan bahkan menganggap keseluruhan proses yang telah berjalan di Pansus Century DPR RI sebagai tidak ada atau hanya dagelan saja. Maka sangatlah menyedihkan bahwa sikap yang demikian oleh WB didukung oleh Presiden RI, sedangkan SMI bersikap tidak akan ada siapapun di Indonesia yang bisa menyentuhnya selama WB ada di belakangnya.

Ketika berita itu meledak, banyak orang termasuk saya sendiri yang bertanya-tanya, apakah pengangkatannya ini tidak akan menimbulkan gejolak. Ternyata sama sekali tidak. Dalam waktu 10 hari sudah tidak ada lagi yang berbicara dengan nada kritis. Sebaliknya, banyak sekali yang berbicara dengan nada memuji.

Yang lebih mengejutkan lagi yalah praktis tidak ada elit politik Indonesia yang marah kepada WB. Sebaliknya, dalam konperensi persnya Presiden RI SBY merasa berterima kasih kepada WB yang telah memberikan penghargaan kepada Indonesia, karena telah sudi memungut SMI menduduki jabatan yang terhormat di WB sebagai Managing Director.

Ada suara dari DPR, terutama dariFaisal Akbar (Hanura) yang menyerukan agar SMI dicekal sebelum pemeriksaannya oleh KPK tuntas dengan kesimpulan bahwa SMI memang bersih dalam kebijakannya bailout Century. Namun pernyataan yang sangat logis ini tidak bergaung. Respons dari KPK justru mengatakan bahwa pemeriksaan dapat dilanjutkan di Washington, DC.Langsung saja muncul reaksi yang mengatakan bahwa pemeriksaan semacam ini akan sangat mahal, karena jaraknya yang jauh, dan juga akan terkendala oleh tersedianya dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Saya sendiri tidak dapat membayangkan bahwa WB akan mengizinkan adanya seorang managing director--nya diperiksa oleh KPK di markas WB di Washington, DC.

Tadinya saya berpikir bahwa kalau dilakukan, pemeriksaan seorang managing director oleh KPK di Washington, DC pasti akan menarik perhatian pers internasional. Ternyata salah. Kenyataan adanya pengangkatan seorang MD WB yang bermasalah sama sekali tidak menarik perhatian pers internasional, terutama pers AS. Masih segar dalam ingatan kita betapa hebohnya reaksi pers internasional ketika Paul Wlfowitzterlibat skandal, sehingga memaksanya mengundurkan diri. Apa artinya ? Begitu hebatkah SMI, atau begitu remehnya bangsa Indonesia di mata pers internasional, sehingga peristiwa Century yang sedang berlangsung dianggap tidak ada ?

Episode paling akhir dari hijrahnya SMI ke WB adalah penampilan SMI dalam pertemuan-pertemuan perpisahan. Pidatonya yang mendapat tepuk tangan sambil berdiri (standing ovation) dari orang-orang seperti Gunawan Mohammad, Marsilam Simanjuntak, Wimar Witoelarmengundang renungan apa gerangan yang ada di belakang ucapannya yang hanya sepotong tanpa penjelasan lanjutannya itu ?

 

Yaitu : “Saya menang”, “Jangan lagi ada pemimpin yang tidak melindungi atau mengorbankan anak buahnya.” “I will come back” yang sangat mirip dengan ucapan Mac Arthur : “ I shall return”.

 

Akankah SMI membentuk semacam pemerintahan in exile yang akan kembali menjadi Presiden RI ? Sudah ada yang menyuarakan bahwa SMI-lah yang paling cocok untuk menjadi Presiden RI di tahun 2014.

Di satu pihak demikian gagah beraninya sikap yang ditunjukkan oleh SMI dalam beberapa pidatonya, tetapi beliau menangis berkali-kali dengan wajah yang sangat-sangat sedih ketika berpidato dalam acara serah terima jabatan kepada Menteri Keuangan yang baru. Ada apa ? Sedihkah ? Menurut SMI sendiri tidak, dia menangis karena merasa “plong”, merasa lega.Bukankah orang menangis karena sedih atau karena terharu ? Kalau lega, apalagi “plong” biasanya bersorak sorai.

Apa pula yang menyebabkan Presiden SBY menghapus pengangkatan Anggito Abimanyu sebagai Wakil Menteri Keuangan tanpa yang bersangkutan diberitahu sebelumnya.

 

Anggito mengetahuinya dari media massa seperti kita semua. Maka demi harga diri profesional, dia mengundurkan diri, membuang semua karir cemerlang yang dijalaninya.Demikian kejam, manipulatif, raja tega, main diktator, ataukah ada kekuatan besar, ada big stream that Presdient SBY can not resist?

METAFORSA BERKELEY MAFIA MENJADI ORGANISASI TANPA BENTUK (OTB)

Fenomena adanya sekelompok ekonom yang dikenal dengan sebutan Berkeley Mafia sudah kita ketahui. Aliran pikiran yang dihayati oleh kelompok ini juga sudah kita kenali. Komitmennya membela rakyat Indonesia ataukah membela kepentingan-kepentingan yang diwakili oleh 3 lembaga keuangan internasional(Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan IMF) juga sudah diketahui oleh masyarakat luas.

Pembentukan kelompok yang terkenal dengan nama Berkeley Mafia sudah dimulai sejak lama. Namanya menjadi terkenal dalamKonperensi Jenewa di bulan November 1967 yang akan diuraikan lebih lanjut pada bagian akhir tulisan ini.

 

Awalnya kelompok ini adalah para ekonom dari FE UI yang disekolahkan di Universitas Berkeley untuk meraih gelar Ph.D. Tetapi lambat laun menjadi sebuah Organisasi Tanpa Bentuk (OTB) yang sangat kompak dan kokoh ideologinya. Ideologinya mentabukan campur tangan pemerintah dalam kehidupan ekonomi.

 

Afiliasinya dengan kekuatan asing yang diwakili oleh Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan IMF, sehingga sangat sering memenangkan kehendak mereka yang merugikan bangsanya sendiri.

 

Lambat laun para anggotanya meluas dari siapa saja yang sepaham. Banyak ekonom yang tidak pernah belajar di Universitas Berkeley, bahkan tidak pernah belajar di UI menjadi anggota. Mereka membentuk keturunan-keturunannya.

Anggotanya ditambah dengan para sarjana ilmu politik dari Ohio State University dengan Prof. Bill Liddle sebagai tokohnya, karena dia merasa dirinya “Indonesianist” dan diterima oleh murid-muridnya sebagai akhli tentang Indonesia. Paham dan ideologi yang dihayatinya sama.

Kemudian diperkuat denganorang-orang yang merasa dirinya paling pandai di Indonesia, sedangkan rakyatnya masih bodoh.

 

Sikapnya seperti para pemimpin dan kader Partai Sosialis Indonesia (PSI) dahulu, yang dipimpin oleh Sutan Sjahrir.Kecenderungannya memandang rendah dan sinis terhadap bangsanya sendiri, dengan sikap yang selalu tidak mau menjawab kritikan terhadap dirinya, melainkan disikapi dengan senyum yang khas, bagaikan dewa yang sedang tersenyum sinis. Sikap ini terkenal dengan sikap “senyum dewata”. Dengan senyum dewata banyak masalah sulit yang sedang menggantung memang menjadi lenyap.

Dengan demikian sebutan Berkeley Mafia sebaiknya diganti dengan Organisasi Tanpa Bentuk (OTB).

Ilustratif tentang adanya OTB ini adalah pidato Dorodjatun Kuntjorojakti yang pertama kali dalam forum CGI sebagai Menko Perekonomian dalam kabinet Megawati. Kepada sidang CGI diberikan gambaran tentang perekonomian Indonesia. Setelah itu dikatakan olehnya bahwa dia mengetahui kondisi perekonomian Indonesia dengan cepat karena dia selalu asistennya Prof. Ali Wardhanadan dekat dengan Prof. Widjojo Nitisastro. Selanjutnya dikatakan bahwa “dirinya bukan anggota partai politik. Tetapi kalau toh harus menyebut organisasinya, sebut saja Partai UI Depok”.Setengah bercanda, setengah bangga, secara tersirat Dorodjatun mengakui bahwa OTB memang ada, pandai, profesional dan berkuasa.

KAITAN Sri Mulyani Idrawati (SMI), PERAN KELOMPOK “BERKELEY MAFIA” DAN PENGANGKATANNYA SEBAGAI MANAGING DIRECTOR DI BANK DUNIA.

Jauh sebelum SMI menjadi “orang”, Berkeley Mafia sudah lahir dan sangat instrumental buat kekuatan asing. SMI adalah salah satu kader yang berkembang menjadi “Don”.

Marilah kita telusuri sejarahnya. Pencuatan Berkeley Mafia yang pertama kali dan fenomenal terjadi di Jenewa di bulan November 1967, ketika mereka mendukung atau lebih tepat “mengendalikan” pimpinan delegasi RI, yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Adam Malik.

 

Tentang hal ini akan saya kemukakan pada bagian akhir tulisan ini dengan mengutip John Pilger, Jeffrey Winters dan Bradley Simpson yang akan diuraikan pada bagian akhir tulisan ini. Kita fokus terlebih dahulu pada jejak dan track record SMI.

JEJAK SMI DAN TRACK RECORD-NYA SEBAGAI KADER OTB YANG SANGAT GIGIH DAN MILITAN

SMI adalah orang yang sejak awal sudah disiapkan sebagai kader yang militan dari OTB. Seperti yang lain-lainnya, karir dimulai dari FE-UI. Karirnya yang menonjol tidak sebagai dosen, tetapi sebagai Direktur Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat UI (LPEM UI). Tidak berlebihan kalau dikatakan bahwaFE UI dan Departemen Keuangan adalah pusat pengkaderan OTB.

Ketika sudah terlihat jelas bahwa PDI-P akan menang dalam pemilu tahun 1999, dan Ketua Umumnya Megawati diperkirakan pasti akan menjadi Presiden, Kongres-nya di Bali menarik perhatian dari seluruh dunia. Saya terkejut melihat SMI, Dr. Sjahrir almarhum dan teknokrat Berkeley Mafia lainnya hadir dalam Kongres tersebut yang mendapat tempat khusus di stadion berlangsungnya pidato pembukaan oleh Megawati, yaitu duduk di kursi di bawah panggung.

 

Tidak berdiri di depan panggung bersama-sama dengan massa yang mendengarkan pidato Ketua Umum PDI-P. Buat saya sangat mengherankan karena Berkeley Mafia adalah arsitek pembangunan ekonomi di era Soeharto yang dengan sendirinya bersikap berseberangan dan sangat melecehkan serta memandang rendah PDI-P.

 

Mengapa mereka sekarang hadir dalam Kongres PDI-P ? Ternyata mereka dibawa oleh orang yang ketika itu sangat dekat dengan Megawati. Mereka diperkenalkan kepada Megawati sebagai calon-calon menteri dalam Kabinet Mega nantinya.

Dari sini sangatlah jelas bahwa buat OTB, yang penting memegang kekuasaan ekonomi tanpa peduli siapa Presidennya dan tanpa peduli apa ideologi Presidennya.

 

Mereka mempunyai organisasi sendiri yang saya sebut OTB tadi dengan kekuatan dan pengaruh yang sangat besar. Sepanjang 32 tahun rezim Soeharto, mereka selalu memegang tampuk kekuasaan ekonomi.

Ketika pak Harto mengundurkan diri dan digantikan oleh Habibie, walaupun sudah tidak 100% lagi, kekuasaan ekonomi ada di tangan para menteri OTB.

Sejak pak Harto berkuasa sampai dengan Megawati, dua Don dari OTB, Widjojo Nitisastro dan Ali Wardhana selalu secara resmi penasihat Presiden atas dasar Keputusan Presiden.

Habibie digantikan oleh Gus Dur sebagai Presiden. Dalam kabinet Gus Dur tidak ada satupun menteri dari OTB. Menko EKUIN dipegang oleh Kwik Kian Gie (KKG), Menteri Keuangannya Bambang Sudibyo, Menteri Perdagangan dan Industri Jusuf Kalla. Tiga orang ini jelas tidak ada sangkut pautnya dengan OTB dan sama sekali tidak dapat dipengaruhi oleh OTB.

Dalam waktu singkat Gus Dur ditekan oleh kekuatan internasional dan kekuatan para pengusaha besar di dalam negeri untuk memecat KKG. Karena sudah lama bersahabat, Gus Dur menceriterakannya terus terang kepada KKG, sambil mengatakan bahwa beliau telah mencapai kompromi dibentuk Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dengan Emil Salim sebagai Ketua dan SMI sebagai sekretarisnya.

 

Di dalamnya ada beberapa anggota yang hanya berfungsi sebagai embel-embel. Mereka tidak pernah aktif kecuali SMI dan Emil Salim. DEN berhak menghadiri setiap rapat koordinasi oleh Menko EKUIN.Sebelum dan setelah KKG menjabat Menko EKUIN DEN tidak pernah ada. Jadi DEN memang khusus diciptakan untuk menjaga, mengawasi dan memata-matai KKG supaya jangan neko-neko terhadap OTB dan kepentingan World Bank, Bank Pembangunan Asia dan IMF.

Dalam rapat koordinasi yang pertama KKG mengatakan kepada para menteri yang ada dalam koordinasinya bahwa kita sedang berhadapan dengan IMF yang mengawasi dengan ketat pelaksanaan Letter of Intent (LoI). Banyak dari butir-butir dalam LoI yang merugikan bangsa Indonesia, antara lain, bea masuk untuk impor beras dan gula harus nol persen, sedangkan ketika itu produksi dalam negeri melimpah. Maka KKG mengatakan supaya para menteri bersikap membela kepentingan bangsa Indonesia, kalau perlu menelikung, menghambat atau menyiasati LoI yang merugikan bangsa kita. Kalau mereka menghadapi persoalan KKG sebagai Menko EKUIN akan bertanggung jawab.

Beberapa hari kemudian Emil Salim mendatangi KKG menegur dengan keras bahwa KKG tidak boleh bersikap seperti itu. KKG harus taat melaksanakan semua butir yang ada di dalam LoI, karena KKG sendirilah sebagai Menko EKUIN yang menandatangani LoI.

Beberapa hari lagi setelah itu, Bambang Sudibyo (Menkeu), KKG dan Emil Salim dipanggil oleh Gus Dur. Gus Dur mempersilakan Emil Salim mengkuliahi KKG dan Bambang Sudibyo yang isinya tiada lain adalah butir-butir dari LoI.

Mungkin dirasakan tidak mempan, sidang kabinet diselenggarakan secara khusus yang agendanya tunggal, yaitu membahas LoI. Kepada setiap menteri diberikan selembar formulir yang isinya butir-butir LoI yang harus dilaksanakan oleh masing-masing menteri yang bersangkutan, dan kemudian harus ditandatangani. Menteri-menteri menggerutu diperlakukan seperti anak SD.

Dalam sidang kabinet itu, Mensesneg Bondan Gunawanmembacakan uraiannya tentang butir-butir LoI yang mutlak harus dilaksanakan oleh setiap menteri, lengkap dengan slides. SMI hadir dalam sidang kabinet itu. Seusai membacakannya, Bondan sambil berkeringat menggerutu kepada KKG sambil mengatakan“diamput” bahwa dirinya tidak mengerti ekonomi kok disuruh memaparkan hal-hal seperti itu. Ketika KKG menanyakannya siapa yang membuatnya, dijawab singkat : SMI.

Sebagai Menko EKUIN KKG ex officio menjabat Ketua KKSK yang memimpin dan memutuskan tentang rekapitalisasi bank-bank seperti yang tercantum dalam LoI. Dalam rapat tentang rekap BNI sebesar Rp. 60 trilyun, LoI mengatakan bahwa rekap dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp. 30 trilyun, seluruh Direksi diganti dan
dipantau apakah bekerja dengan baik menurut ukuran IMF.

 

Kalau ya, maka Rekap. kedua sebesar Rp. 30 trilyun dilakukan.Darmin Nasution yang ketika itu Direktur di Kementerian Keuangan hadir mewakili Depkeu. Dia mengusulkan supaya Rekap. dilakukan sekaligus saja sebesar Rp. 60 trilyun, agar pemerintah tidak perlu dua kali minta izin/melaporkan kepada DPR.

 

SMI yang hadir protes, mengatakan bahwa dalam LoI tercantum Rekap. dalam dua tahap. KKG merasa usulan Darmin Nasution masuk akal. Maka diputuskan olehnya bahwa Rekap. dilakukan sekaligus.Terlihat SMI sibuk dengan HP-nya.

Seusai rapat, begitu KKG tiba di ruang kerjanya dari ruang rapat, telpon berdering dari John Dordsworth, Kepala Perwakilan IMF di Jakarta yang marah-marah karena KKG memutuskan tentang Rekap. BNI yang bertentangan dengan ketentuan LoI.

 

Begitu telpon diletakkan telpon berdering lagi dari Bambang Sudibyo yang menceriterakan bahwa dirinya baru dimarah-marahi oleh Mark Baird, Kepala Perwaklian Bank Dunia di Jakarta tentang hal yang sama.

 

Sangat jelas tugas SMI ternyata melaporkan segala sesuatu yang dilakukan oleh Pemerintah dan dianggap menyimpang dari yang dikehendaki oleh IMF, walaupun yang dikehendaki oleh IMF merugikan bangsa Indonesia.

Peristwa selanjutnya adalah ketika KKSK harus merekap Bank Danamon. Bank Danamon diwakili oleh Dirutnya, seorang Amerika bernama Milan Schuster dan Direkturnya puteranya Ali Wardhana, Mahendra Wardhana.Mereka mengemukakan bahwa Bank Danamon menderita kerugian setiap bulannya dan CAR-nya juga di bawah 8%.

 

KKG bertitik tolak dari jumlah kerugian setiap bulannya. Untuk menutup kerugian ini, surat utang pemerintah yang bernamaObligasi Rekapitalisasi Perbankan (OR) yang harus diinjeksikan haruslah Rp. X yang harus memberikan pendapatan bunga sebesar kerugian Bank Danamon.

 

Maka keluarlah angka Rp. 18 trilyun. Dengan pendapatan bunga sebesar 1% sebulan dari OR yang Rp. 18 trilyun, kerugian Bank Danamon akan tertutup, atau Bank Danamon tidak akan bleeding lagi.

 

SMI langsung protes mengatakan bahwa menginjeksi OR sebesar Rp. 18 trilyun berarti menjadikan CAR-nya sebesar 36%, sedangkan LoI memerintahkan merekap bank-bank sampai CAR-nya menjadi 8% saja.

 

KKG tidak peduli, karena yang hendak dicapai adalah supaya Bank berhenti merugi. Kalau rekap dilakukan dengan jumlah yang hanya cukup untuk menjadikan CAR 8% saja, pendapatan bunganya akan jauh lebih kecil daripada kerugiannya, sehingga rekapitalisasi tidak akan menghentikan kerugian-nya (masih tetap bleeding).

Kebijakan KKG yang menyimpang dari LoI, tetapi jelas-jelas lebih logis ini ternyata dilaporkan kepada IMF oleh SMI. Saya mengetahui tentang hal ini, karena ketika melakukan kunjungan kehormatan pada Menteri Keuangan Larry Summers di kantornya di Washington, DC, saya diterima oleh Larry Summers sendiri sebagai Menteri Keuangan, didampingi oleh Timothy Geithnerselalu Deputy-nya plus beberapa pejabat tinggi lainnya yangmemarahi KKG bahwa KKG selalu menelikung LoI-nya IMF.

 

Ketika saya tanyakan tentang apa konkretnya sebagai contoh, dia menceriterakan persis seperti yang dikatakan oleh SMI dalam rapat KKSK.

Selaku Menko EKUIN KKG harus memimpin delegasi RI ke Paris Club untuk berunding tentang penjadwalan kembali pembayaran hutang yang sudah jatuh tempo, karena Pemerintah tidak mampu membayarnya. KKG diundang ke Departemen Keuangan guna menerima penjelasan-penjelasan tentang jalannya perundingan, dan juga diberikan arahan-arahan oleh 3 perusahaan konsultan asing yang terkenal dengan nama “Troika”. Saya lupa nama dari masing-masing perusahaan konsultan tersebut. Dikatakan juga bahwa KKG beserta delegasinya (Dono Iskandar dari BI dan Jusuf Anwar dari Depkeu) harus siap bahwa lamanya perundingan 24 jam non stop tanpa dapat tidur, yaitu dari jam 10.00 pagi sampai jam 10.00 pagi keesokan harinya.

KKG mengatakan bahwa dia tidak mau mengikuti skenario yang seperti itu. KKG minta kepada para petinggi Depkeu yang hadir agar mempersiapkan gambaran menyeluruh tentang posisi hutang luar negeri RI. KKG akan mengatakan bahwa jumlah hutang yang demikian besarnya adalah kesalahan negara-negara pemberi hutang juga, yang sejak tahun 1967 menggerojok hutang kepada Indonesia melalui IGGI/CGI. Setelah mengucapkan pidato singkat ini KKG akan tidur, dan mempersilakan mereka berunding sesukanya. Apa yang merekaputuskan akan dipenuhi oleh KKG kalau dianggap reasoanble dan fair, tetapi kalau dianggap tidak fair akan ditolak dan KKG akan segera terbang kembali ke Indonesia sambil mengatakan akan berani menghadapi resiko apapun.

Beberapa hari kemudian Marsilam Simanjuntak (Mensesneg) menelpon KKG memberitahukan bahwa Presiden Gus Dur telah menerbitkan Keputusan Presiden yang membentuk Tim Asistensi pada Menko EKUIN yang harus mengawal (baca mengawasi dan mengendalikan) Menko EKUIN selama perundingan Paris Club.

 

Ketuanya Widjojo Nitisastro dan Sekretarisnya SMI. Memang selama perundingan Widjojo N. dan SMI mengapit KKG dan Bambang Sudibyo selama 24 jam, supaya mereka menjaga bahwa KKG benar-benar menanggapi pasal demi pasal dari para anggota Paris Club.

Ketika Megawati menjabat Presiden, diberitakan di Kompas bahwa SMI akan menjabat sebagai anggota Board of Directors IMF di Washington mewakili Indonesia. KKG menanyakan hal itu kepada Mega. Beliau terkejut sambil mengatakan : “kok enak saja, kan harus dengan persetujuan saya ?”, sambil mengatakan juga bahwa beliau tidak pernah mengetahuinya dan tidak pernah menandatangani Keppres untuk itu.

 

Beberapa hari kemudian diberitakan lagi di Kompas bahwa SMI sudah akan efektif menjabat per tanggal tertentu. KKG menanyakan hal itu lagi kepada Megawati, dan dijawab bahwa Keppresnya memang sudah ditandatangani dengan alasan “…daripada, daripada ….”

Konon kabarnya, sebelum susunan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I terbentuk, SBY didatangi oleh Dubes AS Ralph Boyce dan Kepala Perwakilan Bank Dunia di Jakarta Andrew Steer.

 

Mereka mengatakan bahwa kendali ekonomi hendaknya diberikan kepada SMI, Boediono dan Mari Pangestu. Boediono menolak yang bisa dipahami. Seusai sidang kabinet Megawati terakhir Boediono berpamitan dengan rekan-rekan menterinya. Dia mengatakan bahwa salah satu dari kita bisa saja diminta lagi oleh SBY untuk duduk dalam kabinetnya.

 

Tetapi dia (Boediono) tidak akan mau duduk dalam pemerintahan. Dia sudah fed up dan akan kembali ke kampus saja.

 

Saya termasuk yang diberitahu tentang hal ini. Maka saya tidak heran mendengar bahwa Boediono menolak tawaran SBY untuk duduk dalam KIB-nya. Namun ketika SBY tidak tahan tekanan publik, beliau mengumumkan akan melakukan reshuffle kabinet.

 

Saya mendengar bahwa Boediono sedang “digarap” habis-habisan untuk mau menjadi Menko Perekonomian, dan terjadilah itu. Ini saya gambarkan betapa mutlak pengaruh kekuatan internasional dalam mengendalikan kebijakan ekonomi Indonesia.

 

Lebih hebat lagi, Jakarta Post tanggal 25 Mei 2009 memberitakan bahwa ketika Boediono ditanya, faktor apa yang mendorongnya mau menerima pencalonan dirinya sebagai Wakil Presiden dijawab olehnya :“because of a big stream that I can not resist”, yang berarti karena arus (kekuatan) besar yang tidak dapat ditahannya.

 

Saya merasa perlu menceriterakan ini karena hubungannya antara SMI dan Boediono yang sama-sama anggota senior OTB dan sama-sama disodorkan kepada SBY agar mereka dan Mari Pangestu memegang kekuasaan ekonomi di Indonesia.

 

Kenyataan-kenyataan ini jelas relevan dalam menjelaskan mengapa pengangkatan SMI sebagai managing director WB yang sangat tidak wajar dan menghina bangsa Indonesia itu berjalan demikian mulusnya.

Di tengah-tengah menjalankan tugas sebagai Menkeu yang dalam proses pemeriksaan oleh KPK sebagai tindak lanjut dari hasil kerja Pansus DPR tentang Bank Century, SMI mengumumkan pengunduran dirinya untuk menjabat sebagai managing director di WB mulai tanggal 1 Juni 2010, seperti yang kita ketahui bersama.

Saya mempunyai pengalaman yang menyangkut SMI dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

 

Ceriteranya sebagai berikut :hibah dari Uni Eropa kepada Indonesia menurut investigasi WB dikorup. Karena pelaksananya Bappenas, maka saya “diperiksa” oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Yang dipermasalahkan bukan KKG mengkorup, tetapimengapa KKG membayar kembali hibah yang dituntut oleh WB sebesar USD 500 juta sedangkan yang dikorup hanyalah sekitar USD 30.000.

 

Mengembalikan hibah seluruhnya sebesar USD 500 juta dianggap merugikan keuangan negara. Tetapi ketika salah paham, bahwa justru KKG yang berkelahi tidak mau membayar dan SMI yang sebagai Menteri Keuangan yang membayarnya, SMI-nya tidak diapa-apakan.

 

KKG juga tidak diapa-apakan, tetapi sempat diperiksa. Berkaitan dengan ini ada hal sejenis yang terpublikasikan secara luas. Indonesia menerima hutang dari WB sebesar USD 4,7 juta untuk membangun proyek infra struktur. Menurut WB lagi sebagian dikorup, dan karena itu minta supaya seluruh hutang yang USD 4,7 juta dikembalikan.

 

Tidak jelas dikembalikan atau tidak. Rasanya dikembalikan dan tidak ada konsekwensinya, walaupun dianggap merugikan dan mengacaukan perencanaan keuangan negara.

 

Saya kemukakan ini karena ada kecenderungan segala sesuatunya akan kebal hukum apabila WB ada di belakangnya. Jelas ini merupakan faktor yang bisa menjelaskan mengapa pengangkatan SMI oleh WB langsung saja mematikan urusannya dengan KPK tentang Century yang sebelumnya demikian gegap gempitanya.

SMI, BERKELY MAFIA, KEKUATAN ASING DAN SEJARAH PERKEMBANGANNYA

Kekuatan asing yang boleh dikatakan menentukan semua kebijakan ekonomi dan keuangan Indonesia diwakili oleh tiga lembaga keuangan internasional, yaitu Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan IMF.

Ketika KKG sebagai Menko EKUIN pertama kali harus mengucapkan pidato di depan CGI dalam pembukaan rapat tahunannya, kepada KKG disodorkan naskah pidato oleh staf yang jelas anggota OTB. Isinya sama sekali tidak disetujui oleh KKG, dan dia minta kepada staf yang bersangkutan supaya diubah dengan arahan dari KKG.

 

Dia menolak sambil mengatakan bahwa sudah menjadi tradisi sejak dahulu kala bahwa pidato pembukaan IGGI/CGI oleh Ketua Delegasi RI haruslah dibuat oleh WB melalui staf Menko EKUIN.

 

Akhirnya saya membuatnya sendiri yang isinya sesuai dengan hati nurani dan keyakinan saya, yang ternyata isinya mengejutkan pimpinan sidang, Wakil Presiden WB Dr. Kasum.

Pidato yang saya ucapkan mengandung tiga inti. Yang pertama, kalau Indonesia tidak mampu membayar cicilan pokok utang beserta bunga yang jatuh tempo, negara-negara IGGI/CGI ikut bersalah, karena barang siapa memberi utang harus mengevaluasi apakah yang diberi utang akan mampu membayar cicilan utang pokoknya beserta bunganya tepat waktu.

 

Kalau ternyata tidak bisa, negara-negara pemberi utang harus ikut bertanggung jawab dalam bentukhair cut. Bukan hanya penundaan pembayaran cicilan utang pokoknya saja, yang sifatnya menggeser beban di kemudian hari, sedangkan bunganya membengkak.

 

Kedua, KKG protes penggunaan istilah “negara donor”, dan minta supaya istilah yang sudah dibakukan oleh WB bersama-sama dengan para ekonom OTB itu diganti dengan istilah “negara kreditur” atau “negara pemberi utang”.

 

Ketiga, KKG juga protes digunakannya istilah “aid” atau bantuan, dan minta diganti dengan “loan” atau kredit.

 

Kesemuanya tidak dihiraukan. Belakangan saya mendengar dariDr. Satish Mishra yang khusus diperbantukan pada Indonesia oleh PBB selama krisis. Dia memberitahukan kepada saya bahwa walaupun segala sesuatu yang saya katakan masuk akal, para ekonom OTB sendiri bersama-sama dengan WB, Bamk Pembangunan Asia dan IMF menyikapinya dengan “let him talk”. Biarlah dia bicara, tidak akan ada dampaknya sama sekali.

SEJARAH PENGUASAAN EKONOMI INDONESIA OLEH KEKUATAN ASING DAN KELOMPOK BERKELEY MAFIA

Mari sekarang kita telaah bagaimana beberapa akhli dan pengamat asing melihat peran kekuatan asing dan kelompok Berkeley Mafia dalam perekonomian Indonesia sejak tahun 1967.

Saya kutip apa yang ditulis olehJohn Pilger dalam bukunya yang berjudul “The New Rulers of the World.” Saya terjemahkan seakurat mungkin ke dalam bahasa Indonesia sebagai berikut :

“Dalam bulan November 1967, menyusul tertangkapnya ‘hadiah terbesar’, hasil tangkapannya dibagi. The Time-Life Corporation mensponsori konperensi istimewa di Jenewa yang dalam waktu tiga hari merancang pengambil alihan Indonesia. Para pesertanya meliputi para kapitalis yang paling berkuasa di dunia, orang-orang seperti David Rockefeller. Semua raksasa korporasi Barat diwakili : perusahaan-perusahaan minyak dan bank, General Motors, Imperial Chemical Industries, British Leyland, British American Tobacco, American Express, Siemens, Goodyear, The International Paper Corporation, US Steel. Di seberang meja adalah orang-orangnya Soeharto yang oleh Rockefeller disebut “ekonoom-ekonoom Indonesia yang top”.

“Di Jenewa, Tim Sultan terkenal dengan sebutan ‘the Berkeley Mafia’, karena beberapa di antaranya pernah menikmati beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat untuk belajar di Universitas California di Berkeley. Mereka datang sebagai peminta-minta yang menyuarakan hal-hal yang diinginkan oleh para majikan yang hadir. Menyodorkan butir-butir yang dijual dari negara dan bangsanya, Sultan menawarkan : …… buruh murah yang melimpah….cadangan besar dari sumber daya alam ….. pasar yang besar.”

Di halaman 39 ditulis : “Pada hari kedua, ekonomi Indonesia telah dibagi, sektor demi sektor. ‘Ini dilakukan dengan cara yang spektakuler’ kata Jeffrey Winters, guru besar pada Northwestern University, Chicago, yang dengan mahasiwanya yang sedang bekerja untuk gelar doktornya, Brad Simpson telah mempelajari dokumen-dokumen konperensi. ‘Mereka membaginya ke dalam lima seksi : pertambangan di satu kamar, jasa-jasa di kamar lain, industri ringan di kamar lain, perbankan dan keuangan di kamar lain lagi; yang dilakukan oleh Chase Manhattan duduk dengan sebuah delegasi yang mendiktekan kebijakan-kebijakan yang dapat diterima oleh mereka dan para investor lainnya. Kita saksikan para pemimpin korporasi besar ini berkeliling dari satu meja ke meja yang lain, mengatakan : ini yang kami inginkan : ini, ini dan ini, dan mereka pada dasarnya merancang infra struktur hukum untuk berinvestasi di Indonesia. Saya tidak pernah mendengar situasi seperti itu sebelumnya, di mana modal global duduk dengan para wakil dari negara yang diasumsikan sebagai negara berdaulat dan merancang persyaratan buat masuknya investasi mereka ke dalam negaranya sendiri.

Freeport mendapatkan bukit (mountain) dengan tembaga di Papua Barat (Henry Kissinger duduk dalam board). Sebuah konsorsium Eropa mendapat nikel Papua Barat. Sang raksasa Alcoa mendapat bagian terbesar dari bauksit Indonesia. Sekelompok perusahaan-perusahaan Amerika, Jepang dan Perancis mendapat hutan-hutan tropis di Sumatra, Papua Barat dan Kalimantan. Sebuah undang-undang tentang penanaman modal asing yang dengan buru-buru disodorkan kepada Soeharto membuat perampokan ini bebas pajak untuk lima tahun lamanya. Nyata dan secara rahasia, kendali dari ekonomi Indonesia pergi ke Inter Governmental Group on Indonesia (IGGI), yang anggota-anggota intinya adalah Amerika Serikat, Canada, Eropa, Australia dan, yang terpenting, Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia.”

Demikian gambaran yang diberikan oleh Brad Simpson, Jeffrey Winters dan John Pilger tentang suasana, kesepakatan-kesepakatan dan jalannya sebuah konperensi yang merupakan titik awal sangat penting buat nasib ekonomi bangsa Indonesia selanjutnya.

Kalau baru sebelum krisis global berlangsung kita mengenal istilah “korporatokrasi”, paham dan ideologi ini sudah ditancapkan di Indonesia sejak tahun 1967. Delegasi Indonesia adalah Pemerintah. Tetapi counter part-nya captain of industries atau para korporatokrat.

PARA PERUSAK EKONOMI NEGARA-NEGARA MANGSA

Benarkah sinyalemen John Pilger, Joseph Stiglitz dan masih banyak ekonom AS kenamaan lainnya bahwa hutanglah yang dijadikan instrumen untuk mencengkeram Indonesia ?

Dalam rangka ini, saya kutip buku yang menggemparkan. Buku ini ditulis oleh John Perkins dengan judul : “The Confessions of an Economic Hit man”, atau “Pengakuan oleh seorang Perusak Ekonomi”. Buku ini tercantum dalam New York Times bestseller list selama 7 minggu.

Saya kutip sambil menterjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia sebagai berikut.

Halaman 12 : “Saya hanya mengetahui bahwa penugasan pertama saya di Indonesia, dan saya salah seorang dari sebuah tim yang terdiri dari 11 orang yang dikirim untuk menciptakan cetak biru rencana pembangunan pembangkit listrik buat pulau Jawa.”

Halaman 13 : “Saya tahu bahwa saya harus menghasilkan model ekonometrik untuk Indonesia dan Jawa”. “Saya mengetahui bahwa statistik dapat dimanipulasi untuk menghasilkan banyak kesimpulan, termasuk apa yang dikehendaki oleh analis atas dasar statistik yang dibuatnya.”

Halaman 15 : “Pertama-tama saya harus memberikan pembenaran (justification) untuk memberikan hutang yang sangat besar jumlahnya yang akan disalurkan kembali ke MAIN (perusahaan konsultan di mana John Perkins bekerja) dan perusahan-perusahaan Amerika lainnya (seperti Bechtel, Halliburton, Stone & Webster, dan Brown & Root) melalui penjualan proyek-proyek raksasa dalam bidang rekayasa dan konstruksi. Kedua, saya harus membangkrutkan negara yang menerima pinjaman tersebut (tentunya setelah MAIN dan kontraktor Amerika lainnya telah dibayar), agar negara target itu untuk selamanya tercengkeram oleh kreditornya, sehingga negara penghutang (baca : Indonesia) menjadi target yang empuk kalau kami membutuhkan favours, termasuk basis-basis militer, suara di PBB, atau akses pada minyak dan sumber daya alam lainnya.”

Halaman 15-16 : “Aspek yang harus disembunyikan dari semua proyek tersebut ialah membuat laba sangat besar buat para kontraktor, dan membuat bahagia beberapa gelintir keluarga dari negara-negara penerima hutang yang sudah kaya dan berpengaruh di negaranya masing-masing. Dengan demikian ketergantungan keuangan negara penerima hutang menjadi permanen sebagai instrumen untuk memperoleh kesetiaan dari pemerintah-pemerintah penerima hutang. Maka semakin besar jumlah hutang semakin baik. Kenyataan bahwa beban hutang yang sangat besar menyengsarakan bagian termiskin dari bangsanya dalam bidang kesehatan, pendidikan dan jasa-jasa sosial lainnya selama berpuluh-puluh tahun tidak perlu masuk dalam pertimbangan.”

Halaman 15 : “Faktor yang paling menentukan adalah Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Proyek yang memberi kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan PDB harus dimenangkan. Walaupun hanya satu proyek yang harus dimenangkan, saya harus menunjukkan bahwa membangun proyek yang bersangkutan akan membawa manfaat yang unggul pada pertumbuhan PDB.”

Halaman 16 : “Claudia dan saya mendiskusikan karakteristik dari PDB yang menyesatkan. Misalnya pertumbuhan PDB bisa terjadi walaupun hanya menguntungkan satu orang saja, yaitu yang memiliki perusahaan jasa publik, dengan membebani hutang yang sangat berat buat rakyatnya. Yang kaya menjadi semakin kaya dan yang miskin menjadi semakin miskin. Statistik akan mencatatnya sebagai kemajuan ekonomi.”

Halaman 19 : “Sangat menguntungkan buat para penyusun strategi karena di tahun-tahun enam puluhan terjadi revolusi lainnya, yaitu pemberdayaan perusahaan-perusahaan internasional dan organisasi-organisasi multinasional seperti Bank Dunia dan IMF.”

PENUTUP

Fokus tulisan ini adalah peran SMI dalam perpspektif sejarah dan kaitannya dengan hubungan yang sangat erat dan subordinatif pada kekuatan-kekuatan asing, mungkin kekuatan corporatocracy yang diwakili oleh tiga lembaga keuangan internasional, yaitu Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan IMF.

Sejak Konperensi Jenewa bulan November 1967 yang digambarkan oleh John Pilger, dalam tahun itu juga lahir UU no. 1 tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing, yang disusul dengan UU No. 6 tahun 1968 tentang Penanaman Modal Dalam Negeri, dan serangkaian perundang-undangan dan peraturan beserta kebijakan-kebijakan yang sangat jelas menjurus pada liberalsasi. Dalam berbagai perundang-undangan dan peraturan tersebut, kedudukan asing semakin lama semakin bebas, sehingga akhirnya praktis sama dengan kedudukan warga negara Indonesia. Kalau kita perhatikan bidang-bidang yang diminati dalam melakukan investasi besar di Indonesia, perhatian mereka tertuju pada pertumbuhan PDB Indonesia yang produknya untuk mereka, sedangkan bangsa Indonesia hanya memperoleh pajak dan royalti yang sangat minimal.

Bidang-bidang ini adalah pertambangan dan infra struktur seperti listrik dan jalan tol yang dari tarif tinggi yang dikenakan pada rakyat Indonesia mendatangkan laba baginya.

Bidang lain adalah memberikan kredit yang sebesar-besarnya dengan tiga sasaran : pertama, memperoleh pendapatan bunga, kedua, proyek yang dikaitkan dengan hutang yang diberikan di mark up, dan dengan hutang kebijakan Indonesia dikendalikan melalui anak bangsa sendiri, terutama yang termasuk kelompok OTB untuk ekonomi dan kelompok The Ohio Boys untuk bidang politik.

Keseluruhan ini sendiri merupakan ceritera yang menarik dan bermanfaat sebagai bahan renungan introspeksi betapa kita sejak tahun 1967 sudah dijajah kembali dengan cara dan teknologi yang lebih dahsyat.

Para penjajah Belanda dahulu menanam berbagai pohon yang buahnya bernilai tinggi. Kekejaman mereka terletak pada eksploitasi manusia Indonesia bagaikan budak. Kebun-kebunnya sampai sekarang menjadi PTP yang masih menguntungkan.

Sejak tahun 1967, pengerukan dan penyedotan kekayaan alam Indonesia oleh kekuatan asing, terutama mineral yang sangat mahal harganya dan sangat vital itu dilakukan secara besar-besaran dengan modal besar dan teknologi tinggi. Para pembantunya adalah bangsa sendiri yang berhasil dijadikan kroni-kroninya. Apakah pengangkatan SMI menjadi managing director WB merupakan bagian dari skenario ini saya tidak tahu.

Minggu, 28 Agustus 2016

Merek = Nama

Merek = Nama

Setiap hari kita tidak bisa lepas menyebut nama, baik nama seseorang atau nama sesuatu, betapa pentingnya nama bagi sesuatu atau bagi seseorang. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah bagaimana memberi nama agar mudah diingat atau disebut oleh orang lain dengan catatan bahwa kesan nama tersebut adalah positif. Nama positif atau nama baik atau reputasi atau harga diri atau unggul dsb. Kita mulai dari diri kita, siapa yang memberi nama kepada kita??? kedua orang tua kita tentunya. Apa maksud mereka memberi nama kepada kita?? saya pikir bukan sekedar pembeda akan tetapi pasti punya tujuan yang baik, yang mulia bagi kita sebagai anaknya. Mulia, unggul, lebih baik dari yang lain. Nah kalau kita memiliki produk yang kita tawarkan kepada pasar tentunya kita berharap agar produk dengan merek atau nama yang kita tetapkan memiliki keunggulan diantara produk-produk yang sejenis. Oleh karena itu memberi nama produk mestinya sama ketika proses orang tua kita memberi nama kepada kita dengan tujuan yang mulia. Ada kalanya nama kita sudah dipersiapkan ketika kita masih dalam kandungan, nah produk juga demikian hendaknya ketika kita berfikir akan memproduksi produk, maka pada saat proses pembuatan itupun harus sudah terpikirkan nama bagi produk tersebut. Tentunya dengan tujuan agar produk tersebut memiliki keunggulan diantara produk sejenis.......agar produk tersebut memiliki nilai yang superior diantara produk sejenis, SUPERIOR CUSTOMER VALUE, produk tersebut memeiliki nilai yang super dihadapan pelanggan....


Kamis, 25 Agustus 2016

Mendidik Anak Setangguh Nabi Yusuf",

Bismillah..
Copas....
Let's share the goodness 🔸karena ikatan batin yang rusak dimasa kecil, ditandai salah dalam proses menyusui dimana ibu terlalu cepat menyapih atau menyusui lewat botol anak jarang dipeluk dan dibelai, Ibnul Qayyim menyatakan dalam kitabnya " jika ASI seorang ibu berhenti sebelum anak berusia 2 tahun maka hak anak bermain dengan puting ibunya tdk boleh diredakan" , kalaupun ibu bekerja sehingga harus memeras asinya, jangan mengandalkan asi di botol sebab nantinya badan mereka bongsor tapi jiwanya kerdil, maka solusinya adalah ketika malam anak ditempelkan ke puting atau dada ibunya, sebab anak sampai usia 2 tahun butuh ibunya, Rasulullah pun pernah mempercepat sholatnya ketika mendengar bayi menangis, sehingga ijma' ulama " hukum membatalkan sholat sunnah untuk mendiamkan bayi menangis adalah boleh". Ibu yang dekat dengan anak di masa kecilnya akan mempengaruhi kualitas hubungannya dengan anak ketika ia dewasa, saat muka ibunya berubah mereka akan sensitif " mama kenapa, aku salah ya", sebaliknya anak yang tidak dekat dengan ibunya ketika muka ibunya brubah mungkn mereka malah meledek.

🔶karena peran yang tertukar.
Tugas ibu sejatinya memberikan rasa nyaman sedangkan tugas ayah adalah menegakkan aturan, misalnya ketika anak menangis karena dimarahi ayahnya sebab melanggar aturan, tugas ibunyalah yang membujuk anaknya" sudah sayang maksud papa baik itu tandanya papa sayang kamu". Jangan malah sebaliknya, karena ibunya yang rajin ikut kajian parenting ayahnya tidak, ibu yang selalu buat aturan "nonton tivi paling lama 2 jam", "Ya Allah laptop masih dipegang" "makan indomie" " hesti kerja PRnya !" giliran ketika ayah datang anak merengek "ayah, boleh nonton TV kan", ayah jawab "boleh", nah inilah yang membuat anak memusuhi ibunya, oleh karenanya supaya  ini tidak terjadi, kembalikan tugas ibu sebagai pemberi rasa nyaman dan yang menjadi tugas Ayah berikan jika perlu komunikasikan.

💘 Ada 3 skill dasar yang mesti dimiliki seorang ibu agar anak merasa nyaman dan selalu rindu untuk pulang :

💟Skill memasak,
sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu hal yang membuat anak ingin/rindu untuk pulang ke rumah adalah rindu masakan ibu.

💟 wajib memijit/bisa memijit,
setiap anak suka dipeluk dan disentuh sampe dewasa pun orang senang dipeluk dan disentuh, anak kalau sudah remaja jarang yang mau dipeluk dan dicium oleh ibunya makanya bujuk dengan pijitan, jika anak mau disentuh bagian punggung, leher dan telapak tangannya maka ia akan lancar bercerita makanya jangan sepelekan tugas tukang pijit sejatinya dia adalah konselor dan biasanya tau aib orang-orang yang dipijitnya karena ketika orang dipijit dia akan lancar bercerita. Ibu bisa memanfaatkn ini untuk lebih mengenal anaknya.

💟 bisa mendengar,
Salah satu kelemahan ibu adalah tidak sabar mendengar anaknya bicara/curhat, ada anak yang baru saja cerita sama ibunya tiba-tiba malas melanjutkan sebabnya karena ibunya sudah buru-buru mengeluarkn ayat, dalil/menyanggah, "bunda masa tadi ada yang godain aku" ibu" qolallahu ta'ala filqur'anil karim" belum jelas duduk permasalahannya sudah keburu menasehati hingga mungkin saja nasehatnya tidak tepat sasaran sehingga anak lebih senang curhat di media sosial , nasehat memang tidak salah pada anak, tetap ketika mereka curhat ibu wajib mndengar, salah satu teknik ketika anak cerita pake teknik cicak "Ya Allah, mmcccc"

5⃣ masa krisis anak dimana ayah sangt berperan :

🔺Awal sekolah, anak yang dekat dengan ayahnya akan mudah beradaptasi di sekolah dan lebih pede sbaliknya anak yang tidak dekat dengan ayahnya akan susah beradaptasi diskolah. Anak yang dibangunkan dipagi hari oleh Ayahnya akan memiliki prestasi yang lebih baik.

🔺Menjelang pubertas ketika anak siap memasuki dunia remaja.

🔺Pubertas, terutama untuk anak wanita, anak yang dekat dengan ayahnya tidak akan mudah jatuh ke pelukan lelaki lain karena kebutuhan dasar wanita adalah ingin diprhatikn dn dicintai, mengapa ada anak perempuan yang ketika ada lelaki yang merayunya dan mengungkapkan cinta dia akan mudah diikut hatinya dan menganggap lelaki ini luar biasa, karena lisan ayahnya terlalu kaku mengungkapkan cinta kepadanya, seharusnya ayah tidak segan mengatakan " duhai cintanya ayah, ketahuilah tidak ada satupun lelaki di dunia ini yg lebih mencintaimu kecuali ayah, kamu harus tahu itu",

🔺Persiapan nikah, anak yang tidak dekat dengan ayahnya akan bingung menentukan sosok jodoh yang tepat , sebaliknya ketika ayah menjadi cinta pertama bagi anak perempuannya maka dia akan mencari sosok suami seperti ayahnya "tipe kamu seperti apa" "seperti ayah"  kalaupun tidak dapat persis seperti sosok ayahnya minimal mau menerima calon yang dipilihkan ayahnya. ayah tidak dekat dengan anaknya harus siap menerima calon menantu yang akan memisahkannya dari anaknya.

🔺5 tahun pertama pernikahan, wanita yang menggugat cerai suaminya karena tidak punya sosok ayah sehingga ketika  disakiti suaminya akan cepat mengambil kesimpulan semua lelaki sama, semua lelaki brengsek, sebaliknya wanita yang dekat dengan ayahnya akan cenderung mempertahankan pernikahannya karena menghargai ayahnya.

💞Bentuk cinta yang dibutuhkan anak :

🔹ucapan, "ayah/ibu sayang kamu," Islam sendiri mengajarkn bahwa cinta itu harus dinyatakan.
🔹Senyuman, anak akan merasa nyaman memandang wajah ayah ibunya yang suka senyum.
🔹Pelukan.
🔹Permainan bersama, anak harus merasa asik ketika bermain dengan orang tuanya.
🔹Kehadiran orang tua di golden momen, yaitu ketika anak sedih (bandar narkoba suka mendekati anak yang lagi sedih), sakit, dan unjuk prestasi ( menghapal Al Qur'an, baca puisi dll) orang tua wajib hadir pada kondisi ini karena jika tidak anak bisa saja merasa tidak dicintai.
🔹hadiah,
jangan  berdasarkan momen misalnya ulang tahun bagi yang merayakan karena anak akan merasa tidak istimewa, sering-seringlah memberikan / mengirimkan hadiah mendadak jika mereka bertanya mengapa katakanlah bahwa karena ayah/ibu sayang atau cinta kamu.
🔹Doa,
Jangan bosan mendoakan anak karena kita tidak tahu diurutan keberapa ucapan orang tua akan masuk ke hati anak.

🎁demikianlah sedikit oleh-oleh yang bisa kami share dari seminar parenting "Mendidik Anak Setangguh Nabi Yusuf", semoga bermanfaat, boleh di share ke orang lain. Narsum ust Bendri Jaisyurrahman

Pesan ini diteruskan oleh
www.muantapzaqiqah.blogspot.com

Selasa, 23 Agustus 2016

*Copy writing : Seni Menjual Lewat Tulisan*

*Copy writing : Seni  Menjual Lewat Tulisan*

Apa  itu  copy writing ?
_copy writing adalah teknik menghasilkan tulisan yg membuat pembaca memberikan response yg kita inginkan-tulisan  ini  di sebut  copy_

Mengapa copy writing sangat penting?
_melewatkan copy writing dalam bisnis apa  lagi dalam bisnis online sama saja membuang 80% biaya dan  waktu_

Untuk  siapa copy writing digunakan?
_Copy writing digunakan untuk  pengusaha,blogger,marketer,dan siapapun yg ingin menjangkau audience melalui tulisan_

_Copywriter menjadi profesi yg mampu menghasilkan ratusan juta per tahun,di Amerika rata2 Copywriter menghasilkan USD 55,420 atau sekitar Rp 650 juta  per tahun_

Apa  inti  dari  copy writing ?

_Inti  dari  copy writing adalah menyampaikan apa yang anda tawarkan dengan bahasa yg di inginkan konsumen anda_

_Copy writing yg tepat akan menghasilkan kata kata yg mampu meningkatkan omset  penjualan,mempromosikan dengan lebih baik dan  menjangkau lebih banyak  orang_

Semoga bermanf

Instant cashflow

Action

Instant cashflow bradley j. Sugars

Bisnis beda dg job

Bisnis casis

Calon pelanggan

    Butuh 5 smp 6 kalimat biaya lebih besar untuk pelanggan baru  dr pada mempertahankan pelanggan

Kemampuan bisnis kita 
Cari produk unggul

Strategy 5 ways
1. Leads (calon pelanggan)
2. Conversion Rate
3. Jumlah Transaksi
4. Rata2 penjualan
5. Margin

Senin, 22 Agustus 2016

*Fakta vs Candu

*Fakta vs Candu

Apakah wacana menaikkan cukai rokok akan ‘membunuh’ buruh pabrik rokok? Mematikan petani tembakau? Ijinkan saya menjawabnya dengan fakta. Dan jika kalian tidak sependapat, tolong jawab juga dengan fakta.

Apakah cukai rokok naik, maka buruh pabrik rokok akan dipecat? Jawabannya, bisa iya, bisa tidak. Tapi yang pasti, tanpa kenaikan cukai rokok, buruh pabrik rokok memang sudah dipecatin. Tahun 2014,  Sampoerna mem-PHK 4.900 buruhnya, Bentoel menutup 8 pabriknya (dari 11, sisa 3), juga mem PHK ribuan karyawan, Gudang Garam mem-PHK 4.000 lebih buruhnya. Belum terhitung pabrik2 lainnya. Perusahaan beralih ke mesin. Yang tidak perlu digaji tiap bulan, yang produktivitasnya tinggi, yang cepat dan efisien. Itu fakta semua, loh. Perusahaan rokok peduli sama buruh? Hehe, kalian naif jika percaya 100%. Di mana2, bisnis adalah bisnis. Dulu, klaim tentang 6 juta tenaga kerja bekerja di industri rokok mungkin masuk akal, tapi please, silahkan buka data terbaru, berapa persen yg telah di PHK dan digantikan oleh mesin?

Apakah cukai rokok naik, maka petani tembakau akan kehilangan pekerjaan? Jawabannya, bisa iya, bisa juga tidak. Tapi yang pasti, tanpa kenaikan cukai rokok, petani tembakau Indonesia memang perlahan tapi pasti telah tersingkir.  Tahun 2011, menurut data dari Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI), impor tembakau Indonesia hanya 64,8 ribu ton. Setahun kemudian, 2012, nilainya melesat tidak terkendali 104,4 ribu ton. Dan naik lagi tahun 2013, sebesar 133,8 ribu ton. Kebutuhan industri tembakau Indonesia itu ada di angka 250rb ton per tahun, itu berarti, separuh lebih tembakau diimpor dari luar negeri. Bisnis adalah bisnis, jika tembakau luar negeri lebih murah, ngapain pabrik rokok harus beli tembakau petani Indonesia?

Harga tembakau? Wah, ijinkan sy memberitahu, di China, harga tembakau bisa 1-2 dollar/kg. Di Indonesia saat ini diangka 34.000 - 47.000/kg, dan petani sudah megap-megap dengan harga segitu. Dulu, idealnya harga tembakau adalah 80.000-120.000/kg. Tapi bagaimana mau jadi 120rb? China mau dilawan? Silahkan lawan harga tembakaunya yg hanya 14.000/kg. Tambah biaya logistik, dll, itu tembakau sampai di Indonesia cuma 20-30rb/kg. Pembela rokok itu koar2 bilang ada 6 juta petani tembakau di Indonesia. Ah masa’ sih? Kok bisa produksi tembakau-nya cuma 170.000 ton per tahun saja? Lahan tembakau saja semakin berkurang, paling tinggal 190.000 hektare, karena petani mulai mikir menanam tanaman lain.

Jadi ijinkan saya memberitahu kalian masa depan industri rokok ini?
1. Mereka akan semakin beralih ke mesin utk memproduksi rokok
2. Mereka mencari tembakau murah (bahkan jika itu di planet Mars sekalipun).

Apakah pabrik rokok memang peduli dgn petani Indonesia? Peduli dgn buruh pabrik? Waduh, sy lebih suka melihat faktanya saja. Yang saya tahu, sejak jaman dulu, hingga jaman mobil terbang, juga kejadian di negara2 maju (sebelum pabrik rokok terpaksa menyingkir ke negara berkembang karena perokoknya berkurang), ‘petani’ dan ‘buruh’ memang menjadi argumen yg paling seksi sebagai tameng. Hingga kita lupa, Sampoerna, untung setahunnya bisa 10 trilyun loh. 10.000.000.000.000, tuh nol-nya banyak banget. Kalau gaji kalian dikantor ‘cuma’ 10 juta per bulan, kalian butuh 1.000.000 bulan untuk dapat uang ini.

Pemilik perusahaan rokok tajir super gila, sekali tepuk dapat untung 10 trilyun, nasib ‘6 juta’ petani tembakau cuma dapat remah-remahnya, ‘6 juta’ tenaga kerja pabrik rokok cuma dapat ampasnya saja.

Kita bahkan belum bicara tentang berapa besar biaya kesehatan yg harus dikeluarkan gara2 rokok. Kita bahkan belum bicara jutaan remaja usia SMP, SMA, tergoda merokok. Kita belum bicara tentang jomblo, eh, maaf ngelantur, maksud saya biaya2 berobat akibat penyakit rokok. Saya tahu, kalian tidak akan percaya rokok itu penyebab penyakit kanker, jantung, dll. Saya tahu banget, setahu bahkan ada perokok yg percaya merokok itu baik untuk kesehatan.

Tetapi lewat tulisan ini, ijinkanlah sy berterus-terang: Sy tidak peduli kalian mau terus merokok atau berhenti (bahkan i dont care kalian mau mati atau sehat gara2 rokok). Yg saya peduli, di page ini, 2/3 anggotanya adalah remaja, merekalah tujuan sy menulis. Saat mereka memikirkan tulisan ini, akan lahir jutaan generasi baru yg tahu persis jika merokok itu tidak bikin jantan, macho, cowboy, dsbgnya, merokok itu justeru bikin impoten. Jadi tidak perlu GR ngamuk2 nulis komen marah, tulisan ini bukan untuk kalian.

:)

*Tere Liye

TigaHal yang harus diperhatikan dalam memulai bisnis,

#TigaHal yang harus diperhatikan dalam memulai bisnis,

1. Produk harus memiliki value yang kuat, sehingga menggerakkan pasar untuk membeli. Seperti GARUDA dengan layanan penuhnya atau LION AIR dengan keterjangkauan harganya. Keduanya sama-sama telah mendefinisikan valuenya.

2. Kanal penjualan haruslah tepat sehingga dapat sampai ke pasar dengan tepat. RABBANI dengan toko sendiri atau KeKe Busana dengan jejaring mitra. Keduanya telah sama-sama menemukan kanalnya.

3. Pasar yang tertarget, sehingga energi penetrasi pasar dapat berfokus pada segmen tertentu. NET TV dengan Tulus dan Raisa, serta ANTV dengan Band Wali nya, keduanya telah menyadari segmen pasarnya masing-masing.

Semoga bermanfaat...
Jika telah selesai membaca, sila klik like...
Jika bermanfaat, sila klik share...
Terima Kasih telah berkenan klik...

Rendy Saputra
CEO Keke Busana

*STRONG VALUE, STRONG BUSINESS*

*STRONG VALUE, STRONG BUSINESS*

CEO Words
Senin, 22 Agustus 2016

Sebelum Saya memulai pembahasan, perkenankan Saya mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Mas Jaya Setiabudi dan Komunitas Yuk Bisnis, yang telah mempersilakan Saya untuk berbagi di kopdar yubi beberapa hari yang lalu.

Pada kesempatan tersebut, Mas Jaya meminta Saya untuk berbagi tentang fundamental bisnis yang teramat penting : VALUE of product. Tulisan kali ini Saya peruntukkan bagi sahabat yang belum berkesempatan hadir di kopdar tersebut.

*****

Sebelum memutuskan untuk menjadi CEO penuh waktu, Saya telah menjalani profesi sebagai Business Consultant di beberapa perusahaan. Salah satu kekuatan yang Saya miliki adalah pendalaman mengenai strategi bisnis.

Dalam dua tahun pengalaman tersebut, ada kesimpulan mendasar yang Saya temui, bahwa semua strategi akan sangat sulit berdampak apabila permasalahan utamanya terletak pada value produk. Ketika productnya memang tidak memiliki value, maka sebuah produk akan sangat sulit dijual. Strategi dasar untuk klien yang bermasalah pada value product adalah mengganti atau memperbaiki productnya, namun tidak semua klien siap akan itu.

Berbeda jika permasalahannya berada di titik SDM, kita bisa melakukan edukasi bertahap pada tim yang ada. Ketika permasalahannya ada di titik keuangan, kita dapat perlahan merapikannya. Ketika ada aktivitas marketing yang tidak terarah, kita bisa mulai menatanya. Dan dalam proses perapihan tersebut, sales tetap terjadi, profit tetap tercetak dan nafas perusahaan tetap berjalan.

Namun ketika yang bermasalah ada pada produknya, maka penjualan pasti bermasalah. Dalam tahapan bisnis, organisasi bisnis yang seperti ini belumlah melalui tahapan validasi value. Walaupun dihadirkan ribuan strategi kedalam bisnisnya, tentulah tidak banyak merubah apapun.

*****

Pengalamam tersebut membentuk pemahaman didalam diri Saya, bahwa... ketika bisnis ingin kuat dan kokoh, maka yang pertama kali kita harus fikirkan adalah bagaimana menghadirkan sebuah produk yang value nya kuat.

Hal itu dikarenakan, sebuah bisnis harus mengalami ketiga hal ini :

1. Transaksinya harus terjadi.
2. Transaksinya harus terus menerus.
3. Transaksinya harus membesar.

Terjadi - terus menerus - membesar.

Mari kita bahas satu persatu,

1. Transaksi harus terjadi.
Apa yang menhebabkan seseorang mau membeli produk Anda? Apa yang membuat seseorang mau menukarkan uangnya dengan layanan Anda? Jawabannya sederhana : karena produk Anda bernilai. Karena market merasa bahwa layanan Anda pantas untuk dibayar sekian rupiah. Maka pasar akhirnya membeli.

Sehingga, tanpa adanya value, tidak mungkin ada transaksi. Maka mari kita berfikir : apa nilai produk Saya, mengapa mereka harus membeli kepada Saya? mengapa mereka tidak memilih yang lain? Apa keunggulan yang ingin Saya hadirkan?

Di titik ini, kita belajar kepada dua airline di Indonesia : Garuda dan Lion Air, bagaimana Garuda mengambil posisi value pada layanan penuh, sementara Lion konsisten dalam mengambil posisi value di titik keterjangkauan harga.

2. Transaksi harus terus menerus.
Salah satu bukti bahwa pembeli Anda puas adalah dengan membeli kembali. Ketika pembelian ulang terjadi, hal itu menandakan bahwa sang pembeli setuju akan harga dan nilai produk yang Anda tawarkan. Mereka menganggap harga dan value berada di titik impas.

Ketika Anda berjualan nasi goreng spesial dengan harga 30 ribu per piring dan pembeli kemudian datang lagi untuk membeli nasi goreng di kedatangan berikutnya, berarti dia setuju bahwa layanan dan rasa nasi goreng Anda pantas dihargai 30 ribu. Namun jika VALUE nasi goreng Anda tidak sampai 30 ribu, orang akan kecewa dan tidak akan hadir kembali.

3. Transaksi harus membesar.
Tafsir bisnis dari transaksi yang membesar adalah meluasnya pasar. Dari yang semula 100 orang yang membeli, kemudian menjadi 1000 orang yang membeli. Pertanyaannya, bagaimana pasar membesar?

Salah satu temuan ilmiah tentang pembelian menunjukkan bahwa seseorang lebih terpengaruh pada referensi teman ketimbang iklan. Pasar lebih mempercayai pendapat teman yang tulus ketimbang kata-kata pada iklan.

Nah, mari kita berfikir mendalam, apa yang sekiranya dapat menyebabkan seorang pembeli kemudian mereferensikan produknya kepada orang lain? Hal itu sangat mungkin terjadi apabila seorang pembeli puas, bahkan merasa mendapatkan sesuatu yang melebihi ekspektasinya. Di titik inilah kemudian orang heboh untuk merekomendasikan sebuah produk. Intinya : produk bagus akan menjadi alat marketing yang paling efektif.

*****

Ketiga poin diatas selalu berkaitan dengan VALUE. Karena memang begitulah adanya : VALUE yang kuat kemudian menyebabkan transaksi terjadi, secara terus menerus dan membesar.

Inilah yang dialami KeKe Busana sejak kehadirannya di tahun 2006. Sejak kehadirannya di tahun 2006, KeKe Busana terus membesar hingga puluhan kali lipat hingga tahun 2013. Padahal pada range waktu tersebut, hampir tidak ada aktivitas marketing yang berarti.

Inilah pula yang dialami oleh sekolah bisnis duakodikatika.com, walau masih dalam tahapan prelaunch, platform sekolah bisnis ini kemudian telah menembus angka member diatas 1000 lebih member premium. Terus membesar hingga saat Saya menulis tulisan ini.

Semoga saja, semua itu pertanda Value Product yang kami hadirkan. Besar tekad kami untuk terus menjaga dan meninggikan value kami di pasar fashion muslim Indonesia.

Terima Kasih Yubi, terima kasih sahabat. Semoga sahabat Ziders semuanya, berhasil membangun strong value pada bisnisnya.

Rendy Saputra
CEO Keke Busana

A LITTLE BLACK BOX

A LITTLE BLACK BOX

Beberapa tahun lalu, ada saudara pasangan muda dg anaknya yg baru lahir, datang berlebaran ke rumah orgtua saya. Bayi mungil yg belum genap 2 bulan itu terus menerus menangis selama berada di rmh kami, meskipun orgtuanya sdh berusaha segala cara untuk mendiamkannya. Sebagai tuan rumah pada umumnya, kami mencoba menawarkan berbagai opsi utk membantu mendiamkannya jg, dari beragam minyak oles smp kamar ber-ac, krn kami kira dia kepanasan dan lebih nyaman disana. Ibunya blg, anaknya memang selalu menangis. Kata kakeknya, yg jg dokter spesialis anak, mgkn kolik. tp masa iya sih kolik terus-terusan.

Sambil membuatkan teh dan menyiapkan kue di dapur utk mereka, sy dan ibu sy membahas (plus mengasihani) bayi tersebut. Sy bilang, "coba deh ma, tanya, siapa tau mama nya pny masalah dg suaminya apa gmn". Sebelum pulang, ibu sy memanggil ibu bayi itu ke ruangan tertutup dan mengajaknya bicara. Tak lama, mereka pun pamitan pulang. Setelah mereka tiada, ibu sy hanya blg, 'eh iya lho.. Bener... Dia pny masalah dg suaminya'.

Emosi bu, mengalir.

Dia mengalir lewat sambungan anak dan ibu yg tidak kasat mata. Dia mengalir lewat tali pusat ketika ibunya mengandungnya. Dia mengalir lewat air susu ketika ibunya menyusuinya, bahkan rasanya mengalir lewat udara.

Tidak percaya? Coba renungkan kembali, bukankah sifat anak menggambarkan situasi hati ibunya ketika dulu hamil? Bagi yg pny anak lbh dr 1 akan lbh bisa membedakannya, ketika suasana hati, kestabilan emosi berubah, sifat anak jg berbeda. Kehamilan pertama yg biasanya penuh gejolak, krn baru adaptasi dg sifat asli pasangan, mertua, ipar, atau kehidupan perkawinan, membuat calon ibu baru lebih sensitif dan gundah, lbh sering menangis dan marah, apalagi hormon naik turun tdk karuan, dan penuh kecemasan khwtr kehamilannya kenapa-napa. Biasanya anak pertama bgitu jg sifatnya, sensitif, emosional, pencemas atau mudah marah.

Pas lahir dan menyusui, begitu juga. Emosi ibu mengalir lewat air susu, jd ketika ibu lg kesal hatinya, anak jg jd rewel tak kunjung reda. Sdh lah kesal, di tambah anak rewel, yg ada semakin stres jadinya. Lewat masa menyusui,... Sama saja. Yg di kesali adlh suami, mertua, ipar, tetangga, tp anak jg kena batu bentakannya. Atau sentuhan yg kasar dan menyakitkan, pdhl kadang dia tidak salah. Pun salah, ga sgitu Hrs dimarahinnya.

Emosi bu, mengalir.

Jd gak fair kl gara2 org lain, anak2 kena imbas nya. Kl ibu jd mereka, ga bakal suka jg kan?
Jd gmn?
Solusi P3K nya, sederhana. (btw, P3K disini adalah Pertolongan Pertama Penanganan Kekesalan ya, hehehe)

Pny 'black box' pribadi. Kotak hitam yg biasanya di pesawat2 kan merekam momen2 terakhir shg berguna untuk evaluasi kl kecelakaan terjadi. Nah, black box ibu jg berfungsi utk meletakkan emosi2 negatif terkini, utk di evaluasi nanti, ketika anak2 sdh nyenyak bermimpi.

Ketika sebel luar biasa krn suami tidak membantu dg pekerjaan rmh, pdhl itu tugasnya, taro sebel itu di Black box utk sementara, utk nanti di bahas lg sm beliau gmn enaknya pembagian pekerjaan rumah tangga yg adil dan tidak bikin lelah.

Pas kesel sama mertua krn tidak berhenti ikut campur urusan pengasuhan anak kita, taro lg di Black box rasa keselnya, sambil nunggu anak tidur siang, nanti kita 'ambil' lg itu kesel dan kita pikirrriinnn gmn cara yg pantas utk menyampaikan kpd mereka bahwa ini adalah giliram kita mencoba memainkan peran orgtua, waktu beliau sdh lewat lama, dulu ketika mengasuh suami kita.

Ketika benci menerpa karena ipar selalu bikin masalah, dan sabar semakin menipis krn sdh bertahun-tahun tidak berubah, taro lg di Black box, nanti buka setelah malam tiba. Begitu terus kl kita sedih, kecewa, cemas, gelisah dan merasa emosi2 negatif lainnya yg tdk berhubungan dg anak kita. Mereka berhak mendapatkan ibu yg menyenangkan di rmh, yg ga menyangkutpautkan masalah pribadi dg kualitas pengasuhan anaknya.

Bentuk Black box nya gmn? Gmn sj blh. Kl mau maksimal, beli kotak kado indah berpita, taro di sudut kamar atau diatas lemari baju jg ga papa. Asal tempatnya gampang di raih dan di taro kembali saja. Jgn di gudang yang berkunci, krn kalo jauh dr tempat dimana kita biasa beremosi, jd males naro emosi nya, ntar kena anak2 lg. Warnanya ga perlu hitam kok. Panggilan Black box hanya sy gunakan utk menggambarkan fungsi.
Ga mau pake modal? Kardus Aqua atau supermi jg ckp memadai. Bungkus pake kertas kado kalo mau sdikit lbh rapih, tidak pun, gak papa sama skali. Ga mau jg? Bikin saja kotak imajinasi. Toh nanti kan emosi yg di taro jg tidak berbentuk. Naro emosinya jg blh seperti mengambil sesuatu dr hati, dan bener2 meletakkan nya di dlm box hitam itu. Mau di lakukan secara khayalan jg blh, jd org yg ngliat ga bingung menanyakan kenapa kita meletakkan sstu yg tdk tampak ke dalam sbuah box kosong, Yang mana sj blh. Yg penting anak tdk kena damprat Kekesalan emosi yg sdg menunggangi hati.

Lha.. Kalo sebel nya krn mrk, gmn? Sama saja. Membicarakannya dg mereka wkt emosi sudah reda dan kepala yg tdk lagi berasap akan membuat masalah semakin jelas solusinya.

Trik ini sangat berguna bagi saya. Maa sya allah anak2 sy alhamdulillah ceria. Malah si sulung di label sm neneknya the smiley boy, krn selalu tersenyum. Walaupun tidak memiliki box yg riil, tp sy benar2 mengesampingkan emosi negatif, terutama ketika hamil dan menyusui. Krn kondisi emosi ibu membentuk watak anak yg sdg di kandungnya. Dan sifat yg terbentuk itu akan menjadi pribadinya seumur hidupnya. Jd sy kl hamil, sy memastikan sy menangis tdk lebih dr 5x. Tdk adil, menurut sy, jika emosi sy yg sesaat menentukan kualitas kepribadian seseorang selamanya. Begitu jg ketika sy menyusui, pun sedang menangis sedih, sy elap air mata, pastikan yg anak lihat hanyalah senyuman saja, dan menciumnya sblm menggendongnya. Mereka tdk pernah blh melihat sy menangis dibawah usia 5, dan pun setelah itu, mereka tidak perlu ikut tercampur dg kotoran yg sdg ada di hati sy, apalagi yg tdk berhubungan dg mereka.

Emosi pak, mengalir.

Jadi jangan mentang2 ada tips Black box ini, jd bapak bs seenaknya menyakiti hati. Anak2 yg hepi adlh mereka yg ibunya jg hepi. Dan bukankah laki2 terbaik itu yg paling baik pada istri?

Kalau anda mau mencoba pny Black box sndiri, nanti anda akan melihat keajaiban terjadi. Karena ternyata, kl di taro sejenak itu emosi, pas kita rasanya waktunya utk menyelesaikannya, sering sekali.. Tidak jadi kita ambil kembali!
Masalah yg tadinya tampak begitu besar dan berat, tampak bgitu kerdil di akhir hari. Kata2 pedas yg tdk sabar kita lemparkan ke org yg sdh menyakitkan hati berubah menjadi kata2 bijak yg lbh dapat di terima dan di pahami. Buncahan emosi yg rasanya membuat kita mellow, sedih dan hancur tadi, tidak lg sbegitu berarti kini.

Blackbox ini bs berguna utk semua, tidak pandang usia, jenis kelamin, ras, suku, tinggi badan, berat badan, jumlah anak, warna kulit dan agama. Juga BUKAN hanya utk ibu yg sedang hamil dan menyusui sj. Jika anda sdh kadung membentuk anak yg kepribadiannya emosional korban masa kehamilan ibunya, anda bahkan bisa mengajak anak anda utk membuat Black box nya sndiri jg. Kan emosi negatif di miliki oleh semua manusia....

Oh ya, the black box has a black hole inside. Spt black hole yg ada di luar angkasa sana, yang menyerap semua yg ada di sekitarnya, bgitu juga Black box kita. Emosi yg lama, jika tidak di ambil dan tertumpuk emosi baru, hilang sudah. Yang tinggal adalah pikiran jernih dan hati yg tenang utk menyelesaikan masalah dg lbh baik dan terkadang lebih sederhana.

Tidak percaya? Coba saja!

sarrarisman‬

**jika dirasa manfaat, tdk perlu izin utk membagikan artikel ini

Minggu, 14 Agustus 2016

HILANGKAN FASE REMAJA

HILANGKAN FASE REMAJA

Makin banyaknya remaja yang terjerumus  perbuatan zina, kriminal, dan perilaku kurang ajar terhadap guru serta orang tua membuat kita semua prihatin. Adakah yang salah dalam cara kita mendidik remaja? Mengapa banyak remaja Indonesia yang terlambat untuk dewasa? Sehingga sikapnya tidak bertanggung jawab dan kurang mandiri?

Semua ini berawal dari kesalahan paradigma bahwa ada fase remaja dalam kehidupan setiap orang. Padahal sebenarnya tidak ada fase itu. Itu hanya akal-akalan atas nama ilmu (psikologi) yg diciptakan para penjajah agar pemuda di negara jajahannya lambat dewasa. Tetap membeo dan tdk kritis.

Padahal fitrahnya tidak ada fase remaja itu. Fase yang mentolerir adanya kegalauan dan pubertas, sehingga lingkungan harus maklum jika remaja berbuat salah. Tidak boleh dihukum dan diberikan sangsi sosial.

Kalau dalam pendidikan Islam, tidak ada itu fase remaja. Yang ada hanya fase anak, pemuda dan dewasa. Fase anak dimulai semenjak lahir sampai akil baligh. Fase pemuda dimulai dari aqil baligh (haid/mimpi basah pertama kali, kisaran usia 12-15 tahun) sampai usia 25 tahun. Dan dewasa di usia 25 tahun ke atas. Pada fase pemuda, setiap orang sudah dituntut untuk bersikap dewasa. Juga boleh menikah dan mencari nafkah sebagai ciri kedewasaan seseorang.

Pendidikan "modern" di Indonesia yang terpengaruh westernisasi lalu memasukkan fase remaja sebagai fase transisi. Dimana sang remaja boleh labil dan belum dianggap cukup akalnya. Masih perlu dilindungi oleh undang-undang (perlindungan anak), sehingga jika sang remaja bermaksiat atau melakukan tindakan kriminal belum boleh dihukum atas nama HAM yg keblinger.

Hasil dari pendidikan dan budaya yg mentolerir fase remaja ini akhirnya memunculkan banyak remaja yang cengeng, manja, egois, cuek, dan kurang ajar (tidak tahu sopan santun). Kasus pemukulan guru di Makasar dan tempat-tempat lain membuktikan bahwa remaja Indonesia tumbuh kurang dewasa. Mereka lambat dewasa karena ditolerir oleh orang tua dan budaya; mereka masih anak-anak yg masih perlu dilindungi.

Bandingkan dengan generasi terbaik Islam yang sdh tumbuh dewasa di usia sangat dini. Ali bin Abu Thalib ra masuk Islam usia 9 tahun. Mus'ab bin Umair ra sdh jadi dai antar kota di usia 17 tahun. Imam Syafi'i sdh hapal Qur'an di usia 9 thn. Muhammad al Fatih memimpin penyerbuan 200.000 tentara ke Konstatinopel di usia 21 tahun. Dan masih banyak lagi contoh generasi terbaik yg dididik tanpa mengenal fase remaja, sehingga mereka menjadi dewasa sejak dini.

Diam-diam, negara maju pun juga sudah mengkoreksi cara mereka mendidik remaja. Kurikulum pendidikan mereka sudah bergeser meniru pendidikan (Islami) yang tidak mengenal fase remaja. Pendidikan vokasi sudah diajarkan sejak SMP di Jepang. Sekolah di Inggris lebih banyak menekankan manner (soft competency). Di Korsel, pendidikan menekankan sikap kesatria dan kejujuran. Di Finlandia, jam sekolah dibatasi dan tidak ada PR agar anak lbh banyak terjun dlm kehidupan nyata.

Sedang Indonesia yg masyarakatnya masih kesengsem dgn apa saja yg datang dari Barat malah ketinggalan jaman. Teori pendidikan yang dipakai oleh banyak pendidik malah mazhab yang memanjakan remaja. Melindungi anak dari kesalahan yang dilakukan remaja atas nama HAM anak. Yang justru sudah disadari kekeliruannya oleh para pendidik yg kritis di Barat sana.

Sudah saatnya, orang tua dan guru di Indonesia kembali kepada pendidikan yg lebih Islami. Lebih berani mendidik kemandirian kepada anak didik yg sudah akil baligh. Jangan memanjakan remaja. Jangan memaklumi remaja yang kurang ajar dan tidak disiplin. Jangan takut memberikan pendidikan dgn punishment yg tegas (walau reward juga tetap diberikan).

Jangan terpengaruh oleh doktrin pendidikan ramah anak (remaja) yg tidak boleh menghukum remaja usia aqil baligh. Selain tidak Islami, juga tidak mendidik adversity quotient anak remaja. Jangan melindungi anak remaja dari "bully" teman-temannya atau media sosial selama itu masih wajar, agar mentalnya kuat berlapis baja. Jangan takut jiwa anak remaja akan terluka jika mereka diberikan sangsi sosial karena perbuatan salah mereka. Pendek kata, jangan terpengaruh dengan teori pendidikan sok modern yg berlindung atas nama HAM, demokrasi atau nama nyeleneh lainnya, tapi ujungnya hanya memanjakan anak dan remaja. Membuat anak dan remaja menjadi cengeng, pengecut dan labil serta tidak bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.

Setiap remaja seharusnya sudah menjadi pemuda dgn karakter dewasa setelah akil baligh. Itulah sebabnya mereka diberikan dosa jika salah dan pahala jika benar oleh Allah swt, sebagai tanda mereka harus sudah mandiri dan bertanggung jawab.

By. Satria hadi lubis