Selasa, 06 Juli 2021

PENGHASILAN PASIF

 *PENGHASILAN AKTIF dan PENGHASILAN PASIF* 
 
Para sahabat, sampai saat ini masih banyak yang bingung dengan dua jenis penghasilan itu. Kalau *penghasilan aktif* atau _earn income_ sudah jelas. Anda bekerja, kemudian mendapat uang sesuai dengan kerja Anda. Berupa gaji, honorarium atau keuntungan bisnis Anda.  
 
Tetapi masih banyak yang bingung dengan *penghasilan pasif* karena ini bukan jenis penghasilan yang bisa mereka lihat sehari hari. Ada yang mengira bahwa penghasilan pasif adalah penghasilan yang diperoleh tanpa melakukan apa apa sehingga terlarang. Di setiap agama memang selalu ditekankan bahwa kita harus bekerja keras untuk menafkahi keluarga kita. *Bisa bekerja mencari uang seperti 95% orang atau bekerja membangun aset seperti yang 5% orang,*  Asumsinya, sebagian besar orang sukses di dunia mendapatkan uangnya dengan cara membangun aset.
*Penghasilan pasif disebut juga residual income, atau laba residu atau disebut juga laba bersih kalau di sebuah perusahaan, yang kemudian dinikmati oleh pemilik perusahaan.* Artinya harus ada kerjanya dulu sebelum laba itu diperoleh.  Secara individu, kerjanya bisa bermacam macam, misalnya :  
 
1. Kita mengarang lagu. menyanyikan lagu atau menulis buku. Setelah itu mendapat royalty dari buku atau lagu yang dinyanyikan atau di dengar pihak lain.  

2. Kita membangun perusahaan, menciptakan sistemnya sehingga perusahaan itu bisa berjalan sendiri. 

3. Kita membeli bisnis waralaba, kemudian bisa menikmati keuntungannya. 

4. Kita membangun sebuah bisnis networking, atau disebut juga jaringan konsumen loyal. Kemudian kita menikmati keuntungan dari pembelian mereka atas produk perusahaan mitra. 

5. Kita membeli sapi dan menitipkannya, kita membeli saham, kita menabung uang di bank dan sebagainya, kemudian kita menikmati hasilnya. 
 
Banyak juga orang yang mengira bahwa penghasilannya itu penghasilan pasif hanya karena bukan dia yang mengerjakan segala sesuatunya. Padahal sebenarnya masih penghailan aktif  karena membutuhkan pemikiran dari dia. Karena ketidak tahuannya ini, banyak pencari penghasilan pasif yang kemudian terjebak pada sesuatu yang sebenarnya penghasilan aktif. 
 
Jika Anda ingin mengetahui apakah yang Anda peroleh itu penghasilan pasif atau aktif, maka tinggalkan usaha atau investasi itu selama 1 tahun atau 2 tahun tanpa bisa dihubungi kecuali rekening yang terbuka. Jika selama ditinggal itu usaha Anda semakin maju atau masih hidup, berarti tanpa bekerja secara fisikpun Anda masih mendapat penghasilan dan itulah penghasilan pasif. Tetapi jika setelah ditinggal karyawan Anda seperti ayam yang kehilangan induknya, sehingga kinerja perusahaan menurun, maka sebenarnya itu bukan penghasilan pasif tetapi penghasilan aktif.
 
Untuk mengetahui darimana kita bisa mendapatkan penghasilan aktif dan pasif, video CASHFLOW QUADRANT bisa menjelaskan.

 

Senin, 05 Juli 2021

*EFT & SEFT*



EFT atau Emotional Freedom Technique ditemukan oleh Gary Graig, adalah serangkaian metode yg berorientasi pada sistem energi tubuh, untuk melepaskan individu dari gangguan emosional dan fisik. 

EFT kemudian di adopsi oleh pak Faiz Zainuddin dan diberi tambahan unsur spiritual dalam kalimat set up nya. Jadilah SEFT, yaitu Spiritual EFT. Prinsipnya sama persis hanya ucapannya yg berbeda. 

EFT/SEFT bisa digunakan utk menghilangkan emosi negatif apapun. Utk yg ada hubungannya dengan kaya atau kemakmuran, bisa digunakan utk menghilangkan trauma masa lalu dan mental block. Jika pikiran kita sdh tidak terbebani oleh hal hal semacam itu maka  segala seauatunya jadi jauh lebih mudah.


Minggu, 28 Februari 2021

harga sebuah kesuksesan

*Harga Sebuah Kesuksesan*

Suatu saat ada seorang pemain golf muda yang menemui legenda golf, Gary Player. Pegolf muda ini sangat mengagumi sosok Gary Player dan ingin sukses seperti dirinya.

Dia bekata dengan antusias, "Saya ingin menjadi pemain golf hebat seperti Anda. Apa saja yang harus saya lakukan untuk memiliki kemampuan itu?"

Gary tersenyum sebelum menjawab pertanyaan itu. Lalu dia memberinya nasihat, "Nak, saya yakin kamu tidak ingin menjadi seperti saya jika kamu tahu apa saja yang dilakukan hingga saya mencapai posisi sekarang."

Gary melanjutkan ceritanya bahwa dia harus mulai latihan jam 6 pagi selama seminggu. Selain itu dia harus berlatih memukul 1000 bola golf hingga tangan berdarah baru istirahat.

Setelah istirahat dengan tangan masih dibalut, dia kembali ke lapangan untuk memukul 1000 bola golf berikutnya. Inilah aktifitas Gary Player sang legenda.

Mendengar cerita Gary, pemain golf muda itu tidak bisa berkata apa-apa. Dia lantas pergi tanpa pamit.

Bayar Harganya, Segera Ambil Tindakan

Kita sering mengagumi orang yang sudah sukses dan ingin menjadi seperti dirinya. Tapi kita hanya kagum dengan hasil pencapaiannya dan enggan melakukan proses yang orang tersebut lakukan untuk mencapai sukses.

Banyak yang mengira bahwa hanya dengan rebahan saja sukses akan datang menghampiri. Padahal, ada harga yang harus dibayar, ada proses yang harus dilalui dengan susah payah.

Seperti halnya sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa, _"Apapun yang kita inginkan, ada sebuah harga yang harus dibayar."_

Jika ingin menjadi pemain basket hebat, maka banyak berlatih dini hari seperti Kobe Bryant. Jika ingin sukses seperti Jack Ma, maka harus siap ditolak 30 kali.

Jika Anda takut berproses, maka Anda juga sedang membayar mahal hal tersebut. 

Capailah impian Anda dengan tindakan yang nyata setiap saat. Lalu, nikmati hasilnya di saat hal itu Anda dapatkan.

_"Aku benci setiap menit latihan, tapi aku berkata, 'Jangan berhenti. Menderita sekarang dan jalani sisa hidupmu sebagai juara.'"_- Muhammad Ali

Sekian, semoga bermanfaat.

*New Success Habit*

*New Success Habit*

Kesuksesan itu bukan hanya sekadar kita punya impian besar dan berpikir positif. Apa yang kita lakukan setiap hari maka itulah yang akan kita tuai di kemudian hari. Kita semua tahu akan hal itu.

Oleh karena itu ada istilah _improve the process_, perbaiki setiap proses. Kita tidak akan meraih apapun sebelum kita merubah kebiasaan dan proses dalam keseharian kita.

_"Anda tidak akan pernah mengubah hidup Anda sampai Anda mengubah sesuatu yang Anda lakukan setiap hari. Rahasia kesuksesan Anda ditemukan dalam rutinitas harian Anda."_ - John C. Maxwell

Saat teman-teman berusaha dan tekun setiap harinya dalam bisnisnya, insya Allah akan menikmati kesuksesan, cepat atau lambat.

Senin, 18 Januari 2021

*Mbak, gimana mb bisa dapat kontak wa yang banyak?*

Ada pertanyaan... 

*Mbak, gimana mb bisa dapat kontak wa yang banyak?*

Aku dulu kerja ... Jd admin pelatihan asmaul husna online... Jd banyak kontak.. Krn yg daftar wajib save nomor ku...


Trus buka kelas belajar bisnis via wa

Link disebar..dan mereka wajib save nomor ku..


Kenalan d Grup grup jual beli, trus cross selling... 

Mksdnya misal aku kan jadi seller nutrilemon, aku masuk d Grup pusat... Nah di sana banyak temen kan


Wajib jd anggota aktif, balesin pertanyaan, merespon komen dll.. Sehingga mereka ngerasa deket dg kita

Kalu udah deket... Biasanya mereka save nomor kita..

Nah ketika kita nyetatus atau pas ngobrol santai... Mereka akan tau aku jual baju, skincare...

Akhirnya beberapa dari mereka mau jd resellerku di baju atau skincare


Buat orang yang komunikasi dengan kita merasa nyaman☺️

 
: 🍀Jadilah orang yang punya Empati, teliti, dan penuh kasih sayang

  : 🍀Bayangkan kita ada di posisi mereka... Sehingga kita bisa memahami
 🍀Layani orang lain dengan sepenuh hati
[ *Salah satu prinsip yang kuingat - ingat dan kujaga*

🍀Ketika ada orang yang bertanya sesuatu kepadamu, dan kamu tidak tau jawabannya, maka jangan menjawab, *aku tidak tau*, lalu kemudian berhenti. 

Tapi...

Jawablah

Maaf mb, aku tidak tau, dan aku akan berusaha mencari tau, tunggu ya mbak.. Nnti kalau aku sudah tau.. Mbak kukabari ☺️
[ Contoh:

Mb Ria, minta nomor hp nya mb Nanda dong

🍀Wah, aku nggak tau mbak ❌

Jawab

🍀Wah maaf ya mbak, sy tidak tau nomornya, tapi sy akan coba cari info, nanti kalau sudah dapat, Mb sy kabari ya
Kalau kita peduli dengan orang lain, maka orang akan peduli dengan kita.

*TIPS #BISNIS #UNTUK* *#PEMULA*

*TIPS #BISNIS #UNTUK* *#PEMULA*

By *IPPHO SANTOSA*
 (Facebook)

Saya senang sekali, saat ini semakin banyak pasangan yang memutuskan menjadi couple-preneur. Rata-rata mereka adalah pemula. Dari segi modal dan pengalaman biasanya rada minim. 

Tapi ini sama sekali nggak menghalangi niat mereka untuk menjadi pengusaha. Alhamdulillah. 

Lantas apa saran praktis dari saya? Ada 7 tips. Tolong simak baik-baik ya. Kalau 2 tips aja dilanggar, seorang pemula kemungkinan besar akan mengalami kerepotan. Hati-hati.

1. No Production. Jangan dulu produksi. Mending habiskan 100% waktu produktif kita untuk memasarkan. Percayalah, ini lebih ringan dan langsung menghasilkan. Biarkan pengusaha berpengalaman yang memproduksi barang untuk kita. Cost dan price mereka biasanya lebih rendah.

2. Minim SDM. Jangan dulu rekrut SDM dan sewa ruko. Lebih baik hemat-hemat di awal. Nanti setelah profit-nya lumayan, silakan hire karyawan dan sewa tempat. 

3. Margin Tinggi. Nggak serakah. Justru kita mau bagi-bagi profit ke agent dan reseller. Kalau margin tipis, mana bisa bagi-bagi? Padahal dalam bisnis ‘bagi-bagi’ sama dengan ‘kali-kali’. Maksudnya, hasil akan membesar sekian kali lipat.

4. Repeat Order Tinggi. Kalau bisa, setiap 2 atau 4 minggu, pelanggan beli lagi dari kita. Ini akan membuat cashflow kita lebih lancar dan nggak repot ngejar-ngejar konsumen baru terus. 

5. Produk Tahan Lama. Perlu waktu untuk mengoper produk dari produsen ke distributor dan agent. Perlu waktu untuk men-deliver produk dari penjual ke konsumen se-Indonesia. Di agent dan reseller, kadang produk nggak langsung terjual. Maka pastikan produknya tahan lama (nggak mudah rusak).

6. Hemat Space, Hemat Ongkir. Seringkali pemula kerepotan nyimpan stok di rumah karena produknya nyita space. Dan seringkali profit pemula tergerus karena ongkir-nya lumayan besar. Ada baiknya ini di-antisipasi.

7. Full Bimbingan. Temukan mentor yang fokus dan teruji. Kadang kita belum mampu melihat bahaya tertentu, TAPI mentor sudah duluan melihatnya. Kok bisa? Karena mentor sudah pernah mengalami, bahkan berkali-kali.

Pada akhirnya, apapun bisnis teman-teman, apapun ikhtiar teman-teman, saya doakan semoga diberi kemudahan dan keberkahan. Aamiin. Saling mendoakan ya.
🍎 *2.Nggak bisa bikin kalimat promosi yang menarik/meyakinkan*

wah..ini perlu proses belajar yang panjang..banyak teknik yang harus dipelajari dan dikuasai..dan tidak cukup jika jawabannya harus saya tulis di sini. 

Kemaren sy baru ikut kelas berbayar dengan tema *Belajar Nulis Promosi*

Di sana di kupas Tuntas caranya.. Tapi materinya panjang banget😇.

Intinya... Kalimat promosi ini boleh dilakukan secara terang terang an ataupun tersembunyi...

🍎 *3. Bingung mau pakai media apa*

Jawab👇🏻
Pilih salah satu media dulu...atau bisa dikombinasikan..

Misal fb dan wa...


Atau IG...atau marketplace (bukalapak, toped, dll)


Kita tentukan dulu..mau fokus di media mana...

🎯Nah setiap produk itu punya karakteristik market sendiri.. Tergantung juga produknya apa.. Mau dijual ke siapa.. Nanti kita akan tau media yg paling tepat apa.. 

Kalau sudah ditentukan..optimasilah keahlian kita dalam menjalankan nya..

Misal.

Saya pilih wa. Berarti saya harus tau strategi marketing via wa seperti apa...


Mau fb? Pelajari ilmunya..

Pasti dari media-media tsb ad yang diunggulkan...dan itu optimalkan.


Sya dulu pengen bisa jualan lewat media fb...finally saya beli buku Gara-Gara facebook, pengen bisa fb ads..beli buku gara-gara fb ads, ikut kelas2 fb ads,

Pengen bisa strategi marketing via wa..ikut seminar banjir order via wa...

PENGEN bisa main di IG.. Sy ikut kelas ig berbayar, waktu itu 350rb selama 2 pekan. 

Dst

4. 🍎 *Sudah ngiklan..sedikit yang like, komen, dan respon*

Jawab👇🏻

Sudah rahasia umum..kalau masyarakat Indonesia dalam tanda kutip.. Mayoritas pelit untuk like, share, n komen... 🤬

jelas jelas tulisan bagus banget...cuma ninggalin kalimat  di kolom komentar *Ijin copas ya*😬 padahal fb sdh mnyediakan kolom share..tp g mau..

Masih untung kalau ijin copas dicantumin sumbernya..terkdang nggak...hmm...


Ya...teruslah berpromosi, selingi dengan kalimat-kalimat edukasi, berbagi hal yang bermanfaat...tidak perlu berharap like, koment, share...

Toh media promosi yang kita gunakan gratis...


Jd tetep fokus dan konsisten.

Itu di satu sisi.

🥒 *tapi..di sisi lain*

Kenapa itu terjadi? Ya kita evaluasi..mungkin:
1. Timing ngiklan kita nggak pas...pas orang lg sibuk kerja..kiga ngiklan..eh...g ada yg liat..

2. Kalimat iklanny kurang *nendang* harus banyak latihan dan latihan...baca buku, ATM gaya para mastah dalam beriklan..dll

3. Kalau ngiklanny fia fb...coba liat..daftar pertemanan kita jml ny ada berapa, sudah merupakan Target Market atau sekedar *pokokny berteman* saya tidak tau itu siapa...hehe

4. Personal branding yang kurang kuat.

Bagaimana cara membangun personal branding mbak?

Nah ini butuh waktu tersendiri buat ngebahasnya

🍎 *5. Cara meyakinkan Pembeli*

🥕Kita sendiri harus yakin dengan produk yang kita jual ..terkait kualitas, dll..karena *keyakinan pembeli tidak akan melebihi keyakinan penjualnya*

🥕kuasai detil produk yang Anda jual.

🥕Siapkan bahan untuk senjata meyakinkan pembeli..misal kumpulan testimoni, bukti pengiriman barang, kuasai teknik closing

🥕Alangkah lebih baikny jika penjual mencoba dlu produk yg dijualnya..supaya  paham betul tekait produk..karena merasakan sndiri..dan lebih mantab ketika menawarkan barang tersebut kpd orang lain



permasalahan yang dihadapi olshoper

*Permasalahan yang dihadapi Olshoper*


1. Saya pengen jualan online, tapi nggak tau harus mulai darimana? 

2. Mau dong bisa bikin kalimat promosi yg menarik atau meyakinkan? 

3. Bingung mau pakai media apa yang cocok untuk jualan? 

4. Sudah ngiklan, tapi sedikit yg like, komen dan respon, gimana dong? 

5. Bingung menggunakan kata apa supaya cocok waktu ada pembeli, supaya yakin dengan prodak kita/Cara meyakinkan pembeli bagaimana?

* *1. Saya nggak tau harus mulai darimana*

Jawabnya👇🏻

Semangat dagang udah tinggi nih tapi masih kepentok sama pertanyaan ... *Aku mau jualan apa ya?*  Harus mulai darimana?


Oke.. sebelum memutuskan untuk berjualan ..tetap pertahankan semangat yang ada di dalam dada, tarik napas dalam-dalam hembuskan ...Lalu ikuti petunjuk di bawah ini👇🏻😬 


*1. Punya Kolam?*
Eh saya nggak punya kolam di rumah... kolam yang saya maksud di sini bukan kolam ikan, kolam renang apalagi kolam air mata gegara nonton film India yang gak tamat tamat😭😭 


Kolam yang saya maksud adalah lingkungan atau orang-orang yang ada di sekitar Anda.

🍒Jika lingkungan dan teman yang sering bersosialisasi dengan anda (baik online maupun offline) adalah orang-orang yang suka dandan, maka saya sarankan Anda berjualan produk-produk kecantikan atau alat make up. 

🍒Jika lingkungan dan teman yang sering bersosialisasi dengan anda adalah orang yang suka mode dan fashion maka saya sarankan Anda berjualan fashion, jualan sweater, gamis, jilbab, sepatu, tas dan lain-lain.

🍒Jika lingkungan dan teman yang sering bersosialisasi dengan anda adalah ibu-ibu maka saya sarankan dapat jual alat rumah tangga seperti toples, pernak pernik rumah, kitchen set, dan lain-lain.

 ☝🏻Jadi, jualanlah sesuatu yang paling diminati oleh orang-orang di sekitar Anda..


 Jual sesuatu yang paling dibutuhkan oleh mereka.

Boleh juga sih meluaskan jangkauan.. Kan kita jual nggak hanya ke orang yang kita kenal... Cari produk yang sangat dibutuhkan oleh pasar. 

*2. Jangan Kaku*

Berbisnis bukan berarti Anda harus berjualan produk...Anda juga bisa berjualan jasa seperti les komputer, jahit baju, ojek dan lain-lain.

*3. Nggak Usah ikut-ikutan*

Ada seseorang yang sukses berjualan herbal baru saja perbarui status di Facebook nya *Alhamdulillah bulan ini omsetnya 600jt*... hampir setiap minggu dia mengirimkan pembaruan mengenai komisi yang didapatkan dari bisnis MLM yang sedang dia geluti.


Lantas jika kita memutuskan untuk menjalankan bisnis yang sama dengan dia Apakah kita juga akan bisa seperti atau bahkan melampaui dia❓


Insya Allah bisa .. tapi ingatlah selalu bahwa yang ada di muka bumi ini masing-masing memiliki tokoh sukses nya masing-masing.


🤔Jangan pernah berpikir bahwa jalan kesuksesan hanya bisa di raih dari bisnis MLM B, Bisnis C atau Bisnis Z.

.
.
.
Setiap bisnis memiliki peluang dan potensi yang sama untuk Menjadikanmu seseorang yang sukses... maka dari itu 


🥒Pilihlah bisnis yang benar-benar tepat dan menyatu di hati dan jiwa mu ..

🥒Pilihlah bisnis yang membuatmu merasa nyaman, bersemangat dan benar-benar bergairah untuk menjalankannya.


*4. Berbisnislah dengan Gairah*

🍎Seorang wanita yang hobi memasak tentu akan lebih senang ketika diminta untuk menjalankan bisnis kuliner dibandingkan bisnis ojek online😬

🍎Seorang pria yang memiliki minat yang tinggi terhadap bola tentulah akan lebih bahagia saat menjalankan bisnis jual beli perlengkapan futsal dibandingkan dengan jualan obat herbal.


🍎Sedangkan seorang yang menyukai marketing tentu akan selalu senang jika diminta untuk berjualan apa saja ...Sebab mereka yang menyukai dunia Pemasaran adalah mereka yang hidupnya memang diciptakan untuk berjualan...ehm


🥒Jadi jika anda bukan orang yang menyukai pemasaran atau dunia marketing, maka tidak perlu paksa diri untuk menjalankan bisnis yang bertolak belakang dengan minat anda..

Jangan biarkan ada serangan doktrin bahwa hanya dengan bisnis A, maka anda bisa menggapai semua impian..

Bukalah hati, pikiran dan lihat keluar ...ada begitu banyak bisnis yang bisa anda jalani, temukan bisnis yang benar-benar Anda senangi bisnis yang sesuai dengan minat dan bakat Anda atau cari tahu apa minat bakat dan hal yang benar-benar Anda senangi untuk dikerjakan..


Selanjutnya pikirkan Bagaimana caranya agar hal itu bisa diolah menjadi satu bisnis yang mendatangkan uang.


*_Kerjakanlah apa yang paling Anda sukai, fokus dan terus kembangkan, Maka Anda pasti akan jadi yang paling Gemilang di bidang itu_* 


*5. Jadi reseller atau dropship dari bisnis orang lain*

Untuk pemula.. hal yang pertama kali harus dilakukan adalah mencari sebanyak-banyaknya pengalaman dan pelajaran.


Tidak ada salahnya mencoba berbagai macam bisnis sehingga akhirnya menemukan bisnis yang benar-benar tepat.

Hal yang paling mudah dilakukan untuk bisa banyak mendapatkan pengalaman dan bebas belajar adalah dengan menjadi reseller dari bisnis orang lain.

Menjadi reseller biasanya selalu dijadikan sebagai batu loncatan bagi seseorang untuk kemudian lebih berani dan siap maju ke tahapan selanjutnya dalam berbisnis.


Dengan menjadi seorang reseller, kita pun dapat melakukan uji dan tes mengenai bisnis apa yang benar-benar tepat untuk dijalankan selanjutnya.


Untuk yang belum punya modal, menjadi dropship bisa dijadikan pilihan..gak perlu stok produk, gak perlu repot ngurus paketan, tapi lancar dapat transferan.

4 pilar penting dlm bisnis

Sebagai pendahuluan, saya ingin menyampaikan bahwa ada 4 pilar penting dalam bisnis yang harus kita miliki..

Setidaknya.. Ini menurut saya😄

1️⃣ Mindset positif 
🍃 Berani menentukan target, berkumpul dengan komunitas yang positif, semangat kerja keras, sabar dan menikmati proses, konsisten dll
☘️
Mindset ini penting, sebagai pondasi awal untuk bergerak, supaya nggak jadi orang yang baperan, punya visi misi yang besar dan mampu memberikan pengaruh yang baik untuk orang lain. 

2️⃣ Personal Branding
Bagaimana kita ingin dipersepsi oleh orang lain... Misal Eh mb Ria itu siapa sih? Maka kita harus bangun Branding itu... Kita mau dikenal sebagai apa. 
☘️Branding ini penting untuk meningkatkan loyalitas orang ke kita

3️⃣ Kemampuan Marketing 

Produk ini mau dijual ke siapa? Dimana menemukan mereka? Caranya bagaimana? Ini adalah ranah marketing
☘️Untuk menemukan target market yang pas yang mau membeli produk yang kita pasarkan. 

4️⃣ Kemampuan Selling
Ketika kita sudah menemukan target market yang tepat, maka selanjutnya kuasai teknik Closing.
☘️Tujuannya mengkonversi target market yang ada tadi menjadi sebuah penjualan

Gimana sih cara Ngiklan ??

Gimana sih cara Ngiklan ??

Bagi sebagian besar orang, penawaran itu mengganggu! Kecuali menawarkan sesuatu yang gratis!

Saat kita jalan ke pusat perbelanjaan, lalu ada sales yang menawarkan kartu kredit dengan segala macam keuntungan yang menggiurkan. Bagi saya pribadi, itu sangat mengganggu. 
Apalagi menjual produk kita di social media dengan iklan yang ditawarkan secara brutal, men-tag, broadcast, inbox, mention atau apapun bentuknya. 

Jadi, salah satu cara menjual dengan elegan adalah berhenti menawarkan. Karena tanpa penawaran dan ajakan membeli pun, kita bisa menjual produk pada orang. Laris pula!


Menjual produk tanpa penawaran dengan covert selling, customer justru bertambah ketika menjual tanpa penawaran dan ajakan apapun. Karena orang sangat merasa nyaman membaca iklan-iklannya.

Ini berlaku bagi teman-teman yang memilih jalan rezeki sebagai anggota Multi Level Marketing (MLM), Network Marketing dan kawan-kawannya.
Kenapa banyak orang yang akhirnya kesal dengan MLM? Yang saya amati bukanlah produknya yang jelek atau perusahaannya yang tak profesional. Bukan itu, karena produk MLM biasanya sangat berkualitas. Yang membuat citra MLM negative di negeri ini adalah  para anggotanya yang secara brutal menawarkan, mengajak, dan merekrut. 

Fokus saja pada produk kita. Ceritakan saja apa keunggulannya. Tak perlu sibuk menawarkan. Biarkan orang menilai. Percayalah, tak perlu waktu lama, produk kita akan laku!

“perlukah follow up orang yang sudah tertarik dengan produk kita?
Boleh saja kalau mau di follow up. Tapi hanya sekedar mengingatkan atau sekedar influence sedikit. Tak perlu berlebihan mem-follow up dengan terus menerus mengirimkan pesan tulisan kepada calon customer. Atau malah dalam situasi tertentu, tak perlu ada follow up sama sekali .. dan saya yakin Anda lebih paham, kapan harus follow up, dan kapan tak perlu follow up

Ketika customer memang sangat tertarik dengan produk kita, mereka akan membelinya kok. Tenang saja… mungkin ada yang lupa transfer. Cukuplah sekali saja mengingatkan. “Mbak, barangnya udah siap dikirim. Kalau sudah transfer, boleh kabari saya ya?”
Biasanya kalau customer memang serius membeli, dia akan menjawab, “Oh iya mbak, Saya lupa transfer. Sore ini saya transfer ya. Makasih ya sudah diingatkan.”

Sebagian besar manusia tak senang ditawari iklan, mulai saat ini berhentilah menawarkan. Karena untuk bisa punya produk yang laris, tak perlu ditawarkan. Sebab, produk yang sudah mati-matian ditawarkan belum tentu laris. Jika masih ingin menawarkan, tawarkanlah tanpa terlihat sedang menawarkan. 

Itu sebabnya di covert selling kita menyembunyikan nomor kontak dan harga. Karena sebagian besar, iklan para penjual online mencantumkan harga dan nomor kontak, dan bentuknya selalu berupa PENAWARAN.

Maka di covert selling  kita akan melakukan hal yang sebaliknya. Wajib hukumnya menyembunyikan harga, dan nomor kontak. Agar kita bisa menyembunyikan hasrat menawarkan, hasrat mengajak membeli,  hasrat menjual, dan sejenisnya. 

Sebenarnya, kita bisa tetap mencantumkan nomor kontak. Syaratnya, tak boleh terlihat seperti seperti menawarkan sedikitpun. Tak boleh ada kesan ajakan atau perintah membeli sedikitpun. 

Kita perlu berhati-hati dengan kalimat berakhiran ”tanda tanya” dan “tanda seru” karena biasanya berpotensi  penawaran, ajakan atau bahkan perintah membeli. Jika sudah ada kalimat penawaran, ajakan, atau perintah, maka bisa dipastikan itu iklan biasa. Bukan iklan covert. Karena Iklan covert hanya berakhiran titik. 

Dengan begini, calon customer tak akan merasa bahwa kita sedang menawarkan sebuah produk padanya. Mereka tetap tahu bahwa kita jualan, mereka juga tetap tahu cara menghubungi kita, tapi mereka tetap merasa nyaman dengan iklan kita. Karena kita tak menawarkan secara blak-blakan kepada mereka.

Pada dasarnya, penjualan itu mirip dengan orang mencari jodoh sebagai pendamping hidup. Saat mencari jodoh, nyaris tak ada yang melakukannya secara tiba-tiba. Tak ada yang bertemu di pinggir jalan, lalu mengajaknya menikah, kan ?
Nah, begitupun penjualan.

Di tahun 1961, jagoan marketing yang bernama Robert J Lavidge dan Gary A Steiner menciptakan sebuah model yang mereka sebut dengan The Hierarchy of Effects Model.

Ada 3 fase yang akan dilewati banyak orang, ketika akhirnya memutuskan membeli. 3 fase itu ialah, Think, Feel, dan Do.

Fase Think, ada 2 langkah yang akan dilewati orang sebelum masuk ke fase selanjutnya yaitu awareness (menyadari) dan Knowledge (mengerti).
Ada saat pertama kali customer menyadari keberadaan sebuah produk. Kemungkinan besar orang belum akan membeli. Calon customer akan mencari tahu lebih jauh tentang produk yang baru dilihatnya. Ia akan mencoba masuk ke langkah “mengerti” (knowledge).  

Fase feel, seseorang akan mulai bermain-main dengan perasaannya. Setelah nyadar ada produk bagus dan ngerti keunggulannya, maka muncullah getaran perasaan tertentu.
Calon customer mulai senang (liking) dengan produk yang ditawarkan. Semakin lama, perasaan senang semakin meningkat, levelnya naik. Calon customer semakin naksir (preference) produk yang diiklankan penjual.

Fase Do, customer sudah sangat yakin (conviction) bahwa produk itu wajib dibeli. Hingga akhirnya memutuskan untuk membeli (purchase) produk tersebut. 

Menurut saya, sebagai penjual hanya perlu fokus pada fase Think saja. Kenapa ? Karena apapun yang dipikirkan , maka itulah yang dirasakannya. 

What you think is what you feel.

Sehingga kita hanya perlu “bermain-main” dengan pikirannya. Maka, perasaannya akan mengikuti. 
Jadi yang perlu kita lakukan sebagai penjual adalah :
Mengiklankan produk kita dengan iklan yang memunculkan awreness dari calon customer, terutama untuk calon customer yang belum pernah mengetahui keberadaan kita.
Mengiklankan produk kita dengan iklan yang mengedukasi calon customer terkait produk kita. Dengan cara apapun yang bisa membuat calon customer memahami seluk beluk produk kita.

Edukasi dahulu,
Insyaallah closing produk kemudian :)

Ilmu Covert Selling - Ki Jendral Nasution

🍎 *Sudah ngiklan..sedikit yang like, komen, dan respon*

🍎 *Sudah ngiklan..sedikit yang like, komen, dan respon*

Jawab👇🏻

Sudah rahasia umum..kalau masyarakat Ind.pelit untuk like, share, n komen... 
jelas jelas tulisan bagus bnget...cuma ninggalin kalimat  di kolom komentar *Ijin copas ya*😬 padahal fb sdh mnyediakan kolom share..tp g mau..

Masih untung kalau ijin copas dicantumin sumbernya..terkdang nggak...hmm...


Ya...teruslah berpromosi, selingi dengan kalimat-kalimat edukasi, berbagi hal yang bermanfaat...tidak perlu berharap like, koment, share...

Toh media promosi yang kita gunakan gratis...


Jd tetep fokus dan konsisten.

Itu di satu sisi.

🥒 *tapi..di sisi lain*

Kenapa itu terjadi? Ya kita evaluasi..mungkin:
1. Timing ngiklan kita nggak pas...pas orang lg sibuk kerja..kiga ngiklan..eh...g ada yg liat..

2. Kalimat iklanny kurang *nendang* harus banyak latihan dan latihan...baca buku, ATM gaya para mastah dalam beriklan..dll

3. Kalau ngiklanny fia fb...coba liat..daftar pertemanan kita jml ny ada berapa, sudah merupakan Target Market atau sekedar *pokokny berteman* saya tidak tau itu siapa...hehe

4. Personal branding yang kurang kuat.

Bagaimana cara membangun personal branding mbak?

Nah ini butuh waktu tersendiri buat ngebahasnya