REKRUT KARYAWAN YANG PERTAMA DAN YANG TERAKHIR
"Delegasikanlah bisnis anda ke karyawan dan anda cari peluang lain" kalimat motivasi ini kerap kita dengar pada seminar bisnis atau kongkow pengusaha.
Bagi anda yang baru memulai bisnis, hati hati dengan anjuran tersebut. Jangan sampai justru menghancurkan lebih cepat bisnis anda.
Mengapa saya sampaikan ini?
Euforia bisnis sekarang sedang tinggi, semangat berbisnis tumbuh bak jamur di musim hujan. Ditambah maraknya kisah sukses pembisnis yang membius impian.
Para pembisnis baru (newbie) terlalu mempercayai teori bisnis namun terkadang lupa atau bahkan tidak memahami bisnis yang dijalaninya, menganggap remeh dan beres klo rekrut karyawan.
Anda harus tau bahwa owner Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaya dulu memanggul sendiri barang daganganya hingga bertahun-tahun tanpa karyawan.
Atau Bob Sadino yang penuh jerih payah mengetuk pintu menawarkan telur dengan tangan sendiri.
Tokoh sukses ini semua memulai bisnis sendiri, tidak langsung delegasi ke karyawan.
Pertanyaanya, kalau begitu kapan saatnya rekrut karyawan?
Kuatkan dulu sistem bisnis anda, ketika anda tidak bisa istirahat sedetikpun. Itulah saatnya anda rekrut karyawan.
Menngapa sampai begitu?
Itu tandanya anda benar benar faham detail bisnis anda dan bahkan jika ada debu yang menempel diproduk, anda akan tau.
Ekstrim banget....? Ya memang begitu.
Kehancuran bisnis dengan cepat karena belum apa apa anda sudah bermental Bos. Tidak mau berjibaku atau berlelah lelah dengan hal teknis.
"Kalau urusan teknis, serahkan ke karyawan aja" anda juga sering denger ini kan?
Ketahuilah sehebat apapun kemampuan teknis karyawan anda, kalau sistem bisnis lemah maka tinggal menunggu kehancuran. Apalagi mental bos yang mendominasi.
Jadikan karyawan sebagai partner yang sejajar atau istilahnya "mengorang kan orang". Karyawan bukanlah budak yang hanya digunakan untuk melakukan pekerjaan teknis yang menurut anda profesi rendah.
Jadi jika masih bisa dikerjakan sendiri, mengapa harus gengsi dengan merekrut karyawan.
Jika masih miskin, mengapa bergaya bak bos besar.
Yakinlah sukses itu hanya tinggal menunggu moment yang tepat jika anda bersungguh sungguh berusaha.
Wallahu alam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar