Selasa, 30 Mei 2017

8 PENYEBAB BISNIS TIDAK MAJU

8 PENYEBAB BISNIS TIDAK MAJU 

1. TIDAK ADA INOVASI

Bisnis yg lamban berkembang adlh bisnis yg tidak ada inovasi, hanya gitu2 saja, tidak ada sesuatu yg baru, hanya ikut-ikutan tanpa ada perbaikan bisnis.

2. TIDAK MEMBUAT PLAN

Ga pernah buat rencana jangka pendek ataupun jangka panjang. Menjalankan bisnis hanya berdasarkan asal jalan & asal action. Ketika kita tdk buat rencana kita akan bingung utk mengerjakan bisnis kita.

3. MENGANGGAP HANYA SAMPINGAN

Menganggap bisnis kita cuma sampingan. Menganggap bisnis kita hanya utk mencari uang tambahan jadinya bisnis kita ga serius & ga total dijalankan.

4. SEMUANYA SENDIRI

Menjalankan bisnis tanpa tim hanya akan membuat kita jd lelah krn semua hal kita kerjakan. Perlahan-lahan mulailah utk membangun tim bisnis.

5. TIDAK FOKUS

Ga fokus pada bisnis yg dikerjakan saat ini. Baru pemula tapi inginnya mengerjakan byk bisnis, jadinya tdk fokus, tidak maksimal dgn satu bisnis.

6. TIDAK BELAJAR

Pengusaha yg enggan belajar bisnis ga akan MAJU. Bisnis itu ada ilmunya, kita perlu belajar ttg hal yg penting utk perkembangan bisnis misal strategi marketing, mengelola keuangan, mengelola tim SDM.

7. TIDAK PUNYA TARGET

Bisnis kita akan lambat utk maju & berkembang jika kita jalankan bisnisnya tanpa target yg jelas, misalnya target OMZET, target PROFIT.

8. TIDAK PERNAH EVALUASI

Salah satu penyebab bisnis tdk berkembang adlh si pebisnis tdk pernah melakukan evaluasi. Evaluasi sangat penting utk mengecek strategi kita efektif atau tidak.

#Berbagi itu Indah

Menargetkan Penghasilan Bulanan*

*Materi 2*                                                        
*Menargetkan Penghasilan Bulanan*      

Bismillah,

Hai, bagaimana kabarnya? 😊
Sekarang Kita masuk ke materi ke 2 ya.
Materi yang pertama sudah dapat kan?

Sudah dibaca?

Kalau belum dibaca, boleh luangkan waktu untuk baca dan memahami materi sebelumnya ya

Karena kalau ditunda-tunda, nanti hasilnya gak maksimal. . 😁

Kalau sudah dibaca, Alhamdulillah
Artinya kita bisa lanjut ke materi ke dua. .

Karena temanya adalah bagaimana caranya tembus jutaan dalam satu kali jualan, maka saat jualan kita butuh target. .
Nah, apa targetnya?

Targetnya ya jutaan. .
Terserah saja berapa juta yang Anda mau, suka-suka saja, hehe.

Ngomong-ngomong, Kenapa sih butuh target??

Jawabannya adalah Agar kita punya tujuan. .

Jualan tanpa Target itu namanya mainan, coba-coba. Hehe.

Terlepas dari nanti targetnya tercapai atau tidak, setidaknya tuliskan saja targetnya.

Tanpa target kita tidak tau mau menuju kemana.

Dan tanpa target, ternyata tidak akan ada peningkatan dalam hidup kita.

Coba deh bayangkan,
Gimana mau ada peningkatan?
Target saja gak punya. . Hehehe.

Pemain bola saja, saat bermain punya target.
Entah itu menang, atau hanya imbang.

Kalau gak punya target?
Ya pertandingan bolanya gak akan seru. . Betul?

Itu pertandingan bola, apalagi bisnis.

Target akan membuat kita antusias dan lebih berenergi. .

Bahkan, target yang besar akan mampu mengeluarkan kemampuan-kemampuan terpendam kita.

Begitulah,

Sebagai pengusaha, jangan takut untuk bermimpi. .

Bahkan mimpi yang tidak masuk akal sekalipun. .

Setinggi apapun target Anda, sesungguhnya Allah Ta'ala lebih tinggi dari itu semua. .

Yang menurut kita susah, bagi Allah sangat mudah.
Dan menurut kita tidak mungkin, bagi Allah sangat mungkin. .

Miliki target yang besar untuk jangka panjang, lalu bertawaqalah kepada Allah Ta'ala.

Jika target Anda di tertawakan sekitar, itu tandanya target Anda patut untuk di perjuangkan. .

Ngomong-ngomong soal Target dan bisnis

Salah satu alasan berbisnis adalah untuk menghasilkan Uang.
Iya atau gak?

Sudah, gak usah malu-malu begitu, bilang saja iya. . Hehe. 😁

Memang, ada yang berbisnis karena suka, karena ibadah, atau karena punya tujuan lainnya.
Tapi garis besarnya, bisnis dibuat untuk menghasilkan. .

Dan agar bisnis Anda menghasilkan penghasilan yang besar, maka besarkanlah hasil penjualan Anda.

Ya, gausah bingung, mau penghasilannya besar kan?
Pastikan bisnisnya mampu menghasilkan penjualan yang besar juga.  .

Jika penjualannya Besar, maka Omzetnya besar.
Dan jika Omzetnya besar, kemungkinan hasil yang Anda bawa pulang juga besar. .

Tapi sebenarnya. . Di materi kali ini kami tidak ingin mengajari cara membesarkan Omzet, karena itu akan Anda pelajari di materi berikutnya. .

Yang ingin kami sampaikan di Materi ke 2 ini adalah agar Anda punya bayangan berapa penjualan yang harus Anda capai.

Ya, tentang target. .

Tapi bukan sekedar target, tapi Target *Free Cash*

Apa itu Free Cash?

Terjemahan Tarzannya,
Free Cash adalah uang yang bisa Anda buat jajan, jalan-jalan, makan-makan, dan senang-senang, hehe.

Free cash ini adalah keuntungan dari hasil penjualan selama sebulan. .

Misal setelah Anda menjual 1 produk Anda untung 50.000

Dan dalam sebulan, Anda berhasil menjual 10 produk. .

Itu artinya Free Cash Anda 500.000 (50ribu x 10)
(Sejenak lupakan operasional dan expenses)

Kebanyakan pengusaha, memang mengejar omzet. .
Ini gak salah, tapi supaya berenergi mulai saat ini kejarlah free cash.

Kenapa?

Karena Omzet tidak terlalu berpengaruh dalam hidup Anda, cuma untuk gaya-gayaan doang, hehe. .

Katakanlah, Omzetnya 100 juta. .
Ternyata setelah di cek, untung bersihnya cuma 1 juta.
Percuma 99 juta lainnya, hehe

Yang penting tuh Free Cashnya. .
Omzet penting tapi tidak sepenting free Cash. .

Bisa di pahami?

Ketika Anda mengejar free Cash, Anda akan lebih tergoda untuk mencetak penjualan besar. .
Karena free Cashlah yang Anda nikmati nantinya. 

Lalu apa hubungannya Free Cash dengan Target?

Nah, Anda mesti tau untung bersih Anda dari menjual satu produk itu berapa?

Setelah tahu nilainya, hubungkan dengan target Anda.

Sudah. . Sudah. . Daripada berasap baca tulisan diatas, kami akan tujukan dengan contoh. . Hehehe

Jadi begini. .

Anggap saja keuntungan bersih Anda jika berhasil menjual 1 Produk adalah 50.000

Dan setiap bulan, Anda menargetkan untuk punya pendapatan bersih 10 Juta

Yang perlu Anda lakukan adalah *membagi Target dengan keuntungan 1 Produk*

Maka akan ketemu, berapa jumlah produk yang harus terjual tiap bulannya

Jadi 10 Juta dibagi 50.000
Hasilnya adalah 200

Kesimpulannya. .
Setiap bulan, jika ingin punya penghasilan 10 Juta, maka harus menjual 200 produk. .

Nah, produk Anda rata-rata keuntungan bersihnya berapa?
20ribu?
30ribu?
50ribu?
Atau diatas itu?

Lalu berapa target bulanan Anda?
3 juta/bulan?
5 Juta/bulan?
10 Juta/bulan?
25 juta/bulan?
atau diatas itu?

*Tugas Anda* adalah mengetahui jumlah produk yang harus terjual dalam satu bulan agar target Anda tercapai. .

Jika Anda gak tahu jumlah yang harus Anda jual, artinya Anda gak punya target. .

Targetkan dulu, baru mikir cara mencapainya. . 😊

Jadi targetkan ya. .

Tuliskan di tempat yang mudah Anda lihat. .
"Agar mencapai . . . . Juta/bulan maka saya harus menjual. . . . "

Begitu. . .

Oh ya, seperti yang telah kami katakan, target penghasilan ini suka suka Anda saja. . Terserah saja. .
Setinggi apapun sah-sah saja.

Hanya saja pesan kami, targetnya dibuat bertahap
Jika ketinggian malah jadi panjang angan. .

Target dibuat berjenjang. .
Kalau belum pernah belasan juta, maka targetin dulu belasan juta, jangan langsung ke ratusan juta.

Lalu naikan bertahap, belasan, ke puluhan, dan akhirnya sampai ke ratusan juta. .

Boleh nargetin tinggi, tapi mencapainya bertahap. .  Sekali lagi, bertahap. .
Koq begitu?

Bukan apa, ini semua agar melatih otak Anda.
Kalau targetnya jauh dari kemampuan sekarang, Anda gak akan kepikiran 1 Strategi apapun. .

Pesan kami lagi. .
Jika punya target, itu Maksimal 3X lipat dari pencapaian sekarang. .

Jika sekarang pendapatannya 3 juta, maka targetin kedepannya 9 juta. . Begitu. .

Targetnya tinggi, tapi harus siap mencapainya bertahap. .

Nah, kembali lagi ke target. .
Intinya Anda tahu berapa jumlah produk yang mesti Anda jual setiap bulan. .

*JANGAN PESIMIS*

Beberapa orang, setelah tahu angkanya akan bergumam
"Wah, besar banget. Mungkin gak ya?"

Jawabannya adalah Mungkin banget. . .

Karena itulah Anda ikut program ini, hehe. .
Nanti kita akan belajar caranya. .

Tapi sebenarnya,
Kenyataan dilapangan gak serumit yang kita bayangkan. . Asal kita tekun, maka hitung-hitungan diatas akan masuk akal. .

Nanti di perjalannya Allah Ta'ala akan bantu, jadi tenang saja. . 😊

Sekali lagi. .
Kita perlu menuliskan targetnya agar kita punya tujuan, tapi untuk mencapainya jangan mengandalkan diri sendiri
Andalkan Allah Ta'ala di setiap waktu.

Tugas kita adalah yakin saja pasti tercapai. . .
Kalau kitanya gak yakin, gimana kita meyakinkan orang lain?
Hehe. .

Di program ini, Anda akan di beritahu 3 Strategi bagaimana mencapai target penjualan diatas dalam satu kali jualan. .

Untuk malam ini, tuliskan saja berapa penjualan yang Anda targetkan. Caranya adalah membagi Target Free Cash dengan keuntungan rata-rata per produk. Seperti contoh diatas

Besok pagi pukul 09.00 WIB kita akan belajar Strategi pertama.

Tunggu pesan kami ya.
Kalau gak terima pesannya, langsung chat saja.
Siapa tau nyangkut. Hehe. .

Bersiap-siaplah untuk ilmu besok. . . ����

Salam dari kami,

*Tim entrepreneurID*

3 KUNCI SUKSES BRANDING (part 1)*

*Salam Grounded*
Besarkan bisnismu agar bisa membesarkan bisnis orang lain.
Kuat dirimu agar bisa membantu menguatkan orang lain.
Bantu orang lain meraih sukses, niscaya suksesmu berkelanjutan.
Belajar sejarah dikit…

Ijin share pengalaman

*3 KUNCI SUKSES BRANDING (part 1)*

Kunci sukses branding hanya ada 3,
F yang pertama adalah *FOKUS*
F yang kedua adalah *FOKUS*
F yang ketiga adalah *FOKUS*

Saya nampaknya harus mengecewakan bagi yang ingin cara mudah branding tanpa usaha apapun.

Karena dibutuhkan FOKUS untuk menciptakan BRAND yang sukses dan kuat.

Fokus terhadap apa?

1| Fokus terhadap *single message atau konsisten.*
Iya, kebanyak teman-teman UKM... Message yang ingin disampaikan melalui komunikasi terlampau crowd.

Dalam era saat ini market (baca : pelanggan) sudah OVER INFORMATION.

Mulai bangun tidur, apa yang pertama kali dipegang?
Mau tidur, apa yang terkahir dipegang?

Yes... anda tahu sendiri jawabannya.

Artinya...
Mulai bangun tidur sampai tidur kembali pelanggan dijejali miliyaran informasi.

Untuk bisa mengambil 'celah' ditengah kesemrawutan tersebut harus simple dengan *SATU PESAN UTAMA*

Jika tidak apa yang kira-kira terjadi?
PESAN BRAND anda *menguap tanpa hasil* ditelan kerumitan informasi yang beredar.

Setelah menangani berbagai macam klien, saya menyimpulkan ada 3 kesalahan besar yang sering dilakukan adalah

*A. TIDAK KONSISTEN dalam konteksnya*
Desain yang selalu berubah-berubah tanpa ada unity / satu kesatuan.

Sample milik klien kami (dapat dilihat gambar dibawah), anda dapat lihat inkonsisten dalam berbagai macam hal mulai dari warna, layout, penempatan logo sampai yang paling parah adalah INKONSISTEN PENYEBUTAN NAMAnya sendiri.

B. TIDAK ADA single MESSAGEnya
Dalam satu media (brosur / TVC dll) ingin semua pesan dimasukkan, akhirnya mirip dengan IKLAN KECIK di koran.

Seakan, eman-eman kalau ada space tersisa dari media brochurenya.

Yakin pelanggan mau baca semuanya?
Yakin pelanggan memiliki banyak waktu luang untuk membaca?

Pelanggan harus mulai membaca dari yang mana dulu?
Bukankah sebuah story akan menarik jika alurnya dibaca urut?

Jika pelanggan bingung membaca urutan membaca, yakinkan media anda efektif

C| *TIDAK KONSISTEN dalam communication plannya.*
Apa maksudnya?

Saya kasih sample
POCARI, biasanya dan kebanyakan market (baca : pelanggan) dipicu oleh habis keringatan atau saat akan merasa menguras energy, maka pelanggan membeli POCARI.

Betul?

Tahukah kapan POCARI masuk ke INDONESIA?
Tahun 1990

*27 Tahun sudah di Indonesia*
Apa pesan utama dari komunikasinya?

Ya... yang saat ini bersemayam di pikiran anda semua.

Nah, coba cek sendiri pola komunikasi anda !
Adakah single message yang anda selalu anda ulang?

Biasanya pola UKM seperti ini dan bandingkan dengan pola POCARI dan brand-brand besar mereka menggunakan pola yang sama. (lihat gambar dibawah)

POLA teman-teman UKM tiap bulan berubah MESSAGE nya...

Pelanggan sudah banyak di bombardir iklan dan komunikasi di ALL CHANNEL (Youtube, WA, Telegram, TV, dll)

Ditambah lagi Brand anda mengkomunikasikannya pesannya TIDAK FOKUS.
*Jadi apa yang tersisa dipikiran pelanggan?*

Tebak sendiri....

Sedikit meresume,
Fokus yang pertama adalah FOKUS SINGE MESSAGE nya.
Dan ada 3 kesalahan komunikasi teman-teman UKM yang sering dilakukan

Kesalahan SATU, tidak konsiten dalam koteksnya
Kesalahan DUA, tidak kosisten dalam pesan utamanya
Kesalahan TIGA, tidak konsisten dalam plannya.

Fokus yang kedua bersambung ya…
#Terus Belajar dan Berbagi
#Berkualitas dan Rendah Hati
#Berdaya dan Membumi.
#Empowering Indonesia Networking
#EMINET

Dodi Zulkifli
Brand+Identity Expert
Alumni GBC batch E-XVII-2016 
Led by Coach Dr. Fahmi

Kamis, 11 Mei 2017

Pertumbuhan Instagram Makin Cepat

Sentuh 700 Juta Pengguna, Pertumbuhan Instagram Makin Cepat

Instagram telah menggandakan basis penggunanya, menjadi 700 juta pengguna aktif bulanan dalam dua tahun, didorong oleh Stories, pendaftaran web dan pemasangan yang lebih baik pada ponsel Android low-end.

Tingkat pertumbuhan Instagram nyatanya semakin cepat. Butuh waktu hanya empat bulan untuk menambahkan 100 juta pengguna terakhir sejak mencapai 600 juta pada Desember, serta butuh waktu enam bulan untuk naik dari 500 juta menjadi 600 juta.

Berikut ini rincian berapa lama waktu yang dibutuhkan Instagram untuk menambahkan setiap 100 juta pengguna:
• 6 Oktober 2010 - Peluncuran
• 26 Februari 2013 - 100 juta; 28 bulan
• 25 Maret 2014 - 200 juta; 13 bulan
• 10 Desember 2014 - 300 juta; 9 bulan
• 22 September 2015 - 400 juta; 9 bulan
• 21 Juni 2016 - 500 juta; 9 bulan
• 15 Desember 2016 - 600 juta; 6 bulan
• 26 April 2017 - 700 juta; 4 bulan

Sebagai referensi, hal ini membuat Instagram lebih dari dua kali ukuran Twitter. Ada kemungkinan Instagram bakal segera bisa bergabung dengan properti Facebook lain di klub miliaran pengguna, karena WhatsApp dan Messenger memiliki 1,2 miliar pengguna, sedangkan Facebook 1,8 Miliar.