Selasa, 30 Mei 2017

3 KUNCI SUKSES BRANDING (part 1)*

*Salam Grounded*
Besarkan bisnismu agar bisa membesarkan bisnis orang lain.
Kuat dirimu agar bisa membantu menguatkan orang lain.
Bantu orang lain meraih sukses, niscaya suksesmu berkelanjutan.
Belajar sejarah dikit…

Ijin share pengalaman

*3 KUNCI SUKSES BRANDING (part 1)*

Kunci sukses branding hanya ada 3,
F yang pertama adalah *FOKUS*
F yang kedua adalah *FOKUS*
F yang ketiga adalah *FOKUS*

Saya nampaknya harus mengecewakan bagi yang ingin cara mudah branding tanpa usaha apapun.

Karena dibutuhkan FOKUS untuk menciptakan BRAND yang sukses dan kuat.

Fokus terhadap apa?

1| Fokus terhadap *single message atau konsisten.*
Iya, kebanyak teman-teman UKM... Message yang ingin disampaikan melalui komunikasi terlampau crowd.

Dalam era saat ini market (baca : pelanggan) sudah OVER INFORMATION.

Mulai bangun tidur, apa yang pertama kali dipegang?
Mau tidur, apa yang terkahir dipegang?

Yes... anda tahu sendiri jawabannya.

Artinya...
Mulai bangun tidur sampai tidur kembali pelanggan dijejali miliyaran informasi.

Untuk bisa mengambil 'celah' ditengah kesemrawutan tersebut harus simple dengan *SATU PESAN UTAMA*

Jika tidak apa yang kira-kira terjadi?
PESAN BRAND anda *menguap tanpa hasil* ditelan kerumitan informasi yang beredar.

Setelah menangani berbagai macam klien, saya menyimpulkan ada 3 kesalahan besar yang sering dilakukan adalah

*A. TIDAK KONSISTEN dalam konteksnya*
Desain yang selalu berubah-berubah tanpa ada unity / satu kesatuan.

Sample milik klien kami (dapat dilihat gambar dibawah), anda dapat lihat inkonsisten dalam berbagai macam hal mulai dari warna, layout, penempatan logo sampai yang paling parah adalah INKONSISTEN PENYEBUTAN NAMAnya sendiri.

B. TIDAK ADA single MESSAGEnya
Dalam satu media (brosur / TVC dll) ingin semua pesan dimasukkan, akhirnya mirip dengan IKLAN KECIK di koran.

Seakan, eman-eman kalau ada space tersisa dari media brochurenya.

Yakin pelanggan mau baca semuanya?
Yakin pelanggan memiliki banyak waktu luang untuk membaca?

Pelanggan harus mulai membaca dari yang mana dulu?
Bukankah sebuah story akan menarik jika alurnya dibaca urut?

Jika pelanggan bingung membaca urutan membaca, yakinkan media anda efektif

C| *TIDAK KONSISTEN dalam communication plannya.*
Apa maksudnya?

Saya kasih sample
POCARI, biasanya dan kebanyakan market (baca : pelanggan) dipicu oleh habis keringatan atau saat akan merasa menguras energy, maka pelanggan membeli POCARI.

Betul?

Tahukah kapan POCARI masuk ke INDONESIA?
Tahun 1990

*27 Tahun sudah di Indonesia*
Apa pesan utama dari komunikasinya?

Ya... yang saat ini bersemayam di pikiran anda semua.

Nah, coba cek sendiri pola komunikasi anda !
Adakah single message yang anda selalu anda ulang?

Biasanya pola UKM seperti ini dan bandingkan dengan pola POCARI dan brand-brand besar mereka menggunakan pola yang sama. (lihat gambar dibawah)

POLA teman-teman UKM tiap bulan berubah MESSAGE nya...

Pelanggan sudah banyak di bombardir iklan dan komunikasi di ALL CHANNEL (Youtube, WA, Telegram, TV, dll)

Ditambah lagi Brand anda mengkomunikasikannya pesannya TIDAK FOKUS.
*Jadi apa yang tersisa dipikiran pelanggan?*

Tebak sendiri....

Sedikit meresume,
Fokus yang pertama adalah FOKUS SINGE MESSAGE nya.
Dan ada 3 kesalahan komunikasi teman-teman UKM yang sering dilakukan

Kesalahan SATU, tidak konsiten dalam koteksnya
Kesalahan DUA, tidak kosisten dalam pesan utamanya
Kesalahan TIGA, tidak konsisten dalam plannya.

Fokus yang kedua bersambung ya…
#Terus Belajar dan Berbagi
#Berkualitas dan Rendah Hati
#Berdaya dan Membumi.
#Empowering Indonesia Networking
#EMINET

Dodi Zulkifli
Brand+Identity Expert
Alumni GBC batch E-XVII-2016 
Led by Coach Dr. Fahmi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar