Malam ini saya mau ngupas salah satu isi buku Rahasia Menjadi Reseller Jutawan
Materi kali ini yang kita bahas adalah RAHASIA PRAKTIS JUAL APAPUN SELALU LARIS
Siap menerima materinya ??
Bismillah..
Apa bedanya Laris dan Laku ??
LARIS = Terjual banyak dan berulang – ulang
LAKU = Terjual saja.
Laris... adalah impian semua penjual baik secara online maupun Offline. Karena laris maka omset naik drastis, dompet tidak lagi tipis, dan penjualnya tidak akan meringis. Hehehe
Yang perlu diperhatikan laris ini adalah akibat atau hasil dari rangkaian beberapa proses kegiatan yang berhubungan dengan penjualan.
Coba anda perhatikan betul – betul kata yang saya cetak miring tersebut. Sudah bisa memahami ??
Artinya, laris mustahil dilakukan hanya secara instan, atau hanya sekali iklan langsung laris.
Ada satu rahasia yang harus anda Pahami buat Anda yang ingin produk jualan anda sebagai reseller laris.
Jika anda memahami hal ini bukan hanya sekedar laris, tapi Laris menjual Produk apapun.
Memang bisa mas ??
Sangat Bisa..
Apa sih yang membuat jualan mereka selalu laris diserbu ??
Jawabannya adalah HIRARKI CLOSING !!!
Mahluk apa tuh ?? Yuk kita bahas.
ANDA DIKENAL SEBAGAI APA ( HIRARKI CLOSING )
Hirarki berarti Tingkatan.
Closing artinya Terjadinya Proses transaksi Penjualan.
Hirarki Closing adalah Tingkatan berdasarkan Pengaruh yang menyebabkan terjadinya Transaksi penjualan.
Ini adalah Hirarki Closing :
1. ARTIS / PUBLIK FIGURE
2. AHLI / EXPERT
3. CUSTOMER / BUYER
4. TEMAN / SAHABAT
5. BUKAN SIAPA – SIAPA
Semakin di atas Hirarkinya maka apa yang dikatakannya lebih dipercaya. Yuk kita bahas
1. ARTIS / PUBLIK FIGUR
Gak heran yah, kalo artis atau publik figur terkenal sekali Posting atau Upload di instagram atau Facebook maka akan ada ribuan komentar dalam sekian detik, karena mereka memiliki Pengikut fanatik yg siap menyerbu apapun yang diucapkan oleh idolanya.
Bahkan dlm hal jualan, para fans ini akan siap merogoh kocek dalam-dalam, kalau si idola ini menelurkan sebuah produk.
2. AHLI / EXPERT
Ketika kita sudah dianggap ahli/expert di bidang tertentu, orang akan lebih percaya omongan kita. Ketimbang orang yg dianggap tidak menguasai bidang itu.
Nah makanya, ketika kita tidak bisa menjadi artis karena kita pas-pasan dalam modal dan tampang, hehe, yang harus kita gapai adalah anggapan org kpd kita bahwa kita adalah seorang mastah, ahli, expert atau coach.
Nah minimal inilah hirarki yang kudu bin wajib, kita gapai.
3. BUYER / CUSTOMER
Dibawah ahli, ada customer/buyer. Kesaksian mereka lewat testimoni terhadap suatu produk lebih dipercaya daripada iklan kita sebagus apapun. Karena mereka adalah pihak eksternal yg netral dan tidak ada kepentingan terhadap produk anda.
4. TEMAN / SAHABAT.
Di bawah mereka, ada teman/sahabat. Inilah orang terdekat anda. Mereka akan merekomendasikan anda. Entah karena sekedar membantu anda atau memang anda memiliki produk bermutu, apapun yg terjadi, produk anda akan direkomendasikan kepada orang lain.
5. BUKAN SIAPA – SIAPA
Terakhir, bukan siapa - siapa. Konsumen tidak mengenal anda. Tidak ada Interaksi, ya tidak ada trust. Tidak ada trust, ya tidak bisa laris jualannya. Apalagi jika iklan anda, tidak bisa membuat mereka yakin. Ya sudah. Ini PR yang harus dibenahi buat para reseller pemula.
Nah bagaimana agar kita bisa berada, minimal di tingkatan ke dua dalam Hirarki closing? Yuk lanjut.
Berkenalan dahulu, Dipercaya kemudian
Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak beli. Ungkapan yang pas dalam penjualan dibisnis online.
Saya pribadi akan lebih memilih penjual di sosial media yang sudah saya kenal ketimbang belum kenal sama sekali. Anda begitu juga khan ?? apa alasannya ?
Ini dia alasannya:
1. Pembeli online biasanya selain krn produk, akan mempertimbangkan siapa penjualnya?
2. Pembeli online biasanya mempertimbangkan beli di toko online mana
3. Pembeli online tidak mudah percaya kalau tidak ada trust dari si penjual dan tokonya
4. Pembeli online tidak mudah berujung closing kalo si penjual tidak begitu dikenal
5. Closing di jualan online biasanya lebih sering terjadi karena ada hubungan antara si pembeli maupun penjual
Apa tujuannya > tujuan utamanya adalah TRUST – Alias si calon pembeli yakin dengan kita
Ingat tanpa TRUST bakal susah terjadi TRANSAKSI
Transaksi adalah hasil dari trust antara si pembeli dan penjual
Jadi untuk dapatkan Trust ada beberapa Hal yg Perlu di perhatikan
Penampilan dan Bio
Karena kita memanfaatkan media Facebook ini maka, penampilan Facebook kita juga harus mencerminkan Pemiliknya..
Gak bisa ngasal ya.
Orang itu menilai dari penampilan luar terlebih dahulu, baru isi nya
Untuk FB kita di Mulai dari Nama Kita.
Pakailah Nama Asli Kita. Jangan Nama Alay ( misal ada kata-kata seperti "chayankkamucelamanya",) atau asal - asalan..
Foto yang bagus, rapih, Gunakan Foto Profil terbaik Anda.
Cover Juga Harus Mencerminkan Anda Atau bisnis Anda..
Pekerjaan juga isilah dengan Pekerjaan sebenarnya. Jangan Asal asalan . Seperti PT. Mencari Cinta Sejati. JANGAN !!!
Ingat Anda Akan sedang Berbisnis. Bukan jadi anak Alay.
Bermanfaat dahulu, Menghasilkan kemudian
Setelah Penampilan Barulah Ke Isi nya..
Isi dengan Hal – hal yang bermanfaat, ambilah satu Tema untuk konten FB anda, jangan Terlalu luas Tema nya.
Contoh yang saya Lakukan adalah Bisnis Tanpa Riba. Mungkin ada yang mengambil tema sedekah, ada juga yang mengambil tema Berbagi manfaat, atau jika anda Jualan Hijab, sharinglah ke hal – hal seperti agama dan tutorial Hijab..
Jika Anda Jualan Buku, berbagilah ilmu seputar buku yangg anda jual, Jualan kaos bola sharing lah hal – hal yang berkenaan dengan sepak bola..
Sampai sini paham ya..
Kenapa Harus Sharing dulu ?? Kenapa Gak langsung Jualan ??
Seperti yang saya bahas di atas sebelum nya jualan online utuh Butuh TRUST atau kepercayaan, jika tidak ada trust tidak akan ada transaksi.
Jika Trust Sudah terbangun maka, Apa pun yang anda jual insyaAllah akan di beli.
Paham ??
: Berinteraksi dahulu, Bertransaksi kemudian
Coba anda perhatiakan kata SOSIAL MEDIA, dua kata tersebut berarti Media tempat bersosialisasi.
Bukan Selling Media, jadi bukan tempat untuk berjualan dengan cara Hard selling.
Sosialisasi artinya berinteraksi, berhubungan satu sama lain. Saling Komen, saling like bahkan mungkin share.
Ternyata interaksi ini menambah trust seseorang terhadap kita.
Anda bisa pakai cara berikut untuk menaikan jumlah interaksi secara signifikan :
Buatlah postingan status yang mengundang Interaksi.
Seperti apa contoh nya ?
- Postingan Pertanyaan
- Postingan Survey
- Postingan doa
- Postingan Kuis / tebak – tebakan.
Postingan jenis seperti ini akan mengundang pembaca untuk melakukan komentar.
Dan ketika komentar mereka datang ke status postingan kita jangan lupa untuk membalas komentar mereka. Selain meningkatkan interaksi, membalas komentar yang masuk di status kita juga meningkatkan enggagement atau jangkauan status kita di Facebook.
Semakin sering berinteraksi, semakin besar terjadi closing ketika kita menawarkan Produk yang kita jual. Baik di Facebook maupun di Whatsapp.
Semakin sering interaksi semakin besar peluang transaksi. Jangan lupa Praktek ya..
Ketika Trust sudah terbangun maka Closing pun jadi Mudah
Gimana materi barusan, seru kan ??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar